Management RSUDAM Turut Dukacita Bocah Terlindas Minibus di Depan IGD

Berita37 Views

Sumberpintar.com Seorang bocah perempuan berusia 5 tahun berinisial RMH meninggal dunia setelah terlindas minibus di area parkir depan Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Abdul Moeloek, Bandar Lampung, Rabu, 7 Oktober 2026 sore.

 

Kepala Humas RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, Desy Yuanita, mengatakan korban tiba sekitar pukul 17.00 Wib., dalam kondisi tidak sadar dengan perdarahan aktif pada bagian kepala.

 

“Sesaat setelah tiba, pasien langsung mendapatkan penanganan kegawatdaruratan oleh dokter dan tim IGD,” kata Desy saat dikonfirmasi, Kamis (08/10/2026).

 

Tim medis kemudian melakukan sejumlah tindakan, mulai dari menghentikan perdarahan, memasang infus, memberikan obat-obatan emergensi, hingga memasang alat bantu napas.

 

RSUD Abdul Moeloek menegaskan penanganan terhadap korban dalam kondisi gawat darurat langsung dilakukan tanpa menunggu proses administrasi, “tegas Desy.

 

“Saat tiba di IGD, korban belum membawa identitas. Proses pendaftaran keluarga baru dilakukan sekitar pukul 18.00 WIB. Namun, sekitar pukul 18.30 WIB, kondisi korban memburuk dan mengalami henti jantung. Tim dokter dan perawat kemudian melakukan resusitasi jantung paru (RJP) serta terapi kegawatdaruratan sesuai kondisi medis korban,” jelasnya.

 

Pada akhirnya upaya tersebut tidak berbuah manis. Korban dinyatakan meninggal dunia dan sekitar pukul 18.50 WIB, jenazah korban dibawa ke Instalasi Forensik dan Kamar Jenazah RSUD Abdul Moeloek.

 

Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga dan dibawa pulang ke Gedong Tataan sekitar pukul 22.30 WIB.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi ketika korban berjalan bersama ibunya di area parkir rumah sakit.

 

Pada saat yang sama, sebuah minibus yang berada di area parkir hendak keluar. Pengemudi diduga tidak mengetahui keberadaan korban, hingga akhirnya terjadi kecelakaan.

 

Petugas kepolisian telah mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan pemeriksaan terkait kecelakaan tersebut.

 

Pihak RSUD Abdul Moeloek menyebut, berdasarkan informasi yang diterima, keluarga yang terlibat dalam kecelakaan telah menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab.

 

“Kami RSUD Abdul Moeloek menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan memastikan pelayanan kegawatdaruratan tetap diberikan secara cepat dan profesional kepada setiap pasien dalam kondisi kritis,” terang Desy. (*).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *