Rekor MURI Disabilitas Kota Bandar Lampung Meninggalkan Persoalan Diduga Hanya Ajang Pencitraan Wali Kota 

Nasional189 Views

BandarLampung, Sumberpintar.com Masyarakat Lampung yang dijadikan objek adalah kelompok disabilitas untuk mendapatkan rekor MURI disabilitas dalam Rangka HUT Kota Bandar Lampung yang ke-343 Tahun 2025,Minggu 18 Mei 2025.

Pagi-pagi ribuan disabilitas berbondong-bondong dengan antusias, agar Pemerintah Kota Bandar Lampung mendapatkan rekor MURI disabilitas terbanyak berkumpul di suatu tempat dengan mengadakan jalan sehat dan senam bersama.

Penyandang disabilitas terbanyak diserahkan langsung perwakilan MURI Direktur Marketing MURI Awam Rahargo kepada Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana.

Selain Wali Kota Hj. Eva Dwiana, pada kesempatan tersebut, perwakilan MURI juga memberikan penghargaan MURI kepada tokoh relawan penggerak disabilitas nasional Prof. Reda Manthovani.

Dalam sambutan Wali Kota Hj. Eva Dwiana mengucapkan rasa syukurnya atas penghargaan yang diraih oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung atas terselenggaranya kegiatan jalan sehat dan senam disabilitas.

“Alhamdulillah, pada hari ini kita terima rekor MURI. Mudah-mudahan kedepannya kota Bandar Lampung akan lebih baik lagi,” ucap Walikota Bandar Lampung.

Beliau juga mengatakan jalan sehat tersebut sebagai bentuk kepedulian serta apresiasi kepada anak-anak disabilitas di Kota Bandar Lampung dan kedepannya Pemerintah Kota Bandar Lampung akan lebih memperbaiki fasilitas bagi penyandang disabilitas (dilansir dari media sinarbangsa.com) .

Suasana saat itu meriah acara yang diselenggarakan oleh Pemkot Bandar Lampung dengan membagikan hadiah jalan sehat dan juga terdapat atlet disabilitas berprestasi memperoleh uang tunai dan umroh dari Wali Kota Bandar Lampung

Dibalik kemeriahan itu, yang dijadikan objek disabilitas oleh Wali Kota Bandar Lampung untuk memperoleh Rekor MURI justru satu orang atlet disabilitas prestasi hingga ini ditayangkan, Rabu, (07/01/2026) hanya mendapatkan pil pahit belum mendapatkan kepastian umroh kapan diberangkatkan.

Atlet disabilitas berprestasi itu bernama Oko Minaldi yang memiliki keterbatasan secara fisik namun semangat dan kemampuannya terasah dengan mendapatkan medali perunggu.

Justru bukannya disabilitas atlet berprestasi didukung justru hampir sempat dibatalkan untuk berangkat.

Saat ini menjadi pertanyaan publik kemana ribuan umroh tersalurkan dan apakah hanya pencitraan sehingga bisa diucapkan depan khalayak ramai namun realitanya Oko Minaldi menjadi salah satu korban pembohongan publik.

Ribuan mata memandang tertuju kepada Oko Minaldi saat itu banyak pujian datang untuk Wali Kota Bandar Lampung telah ramah dan memerhatikan disabilitas.

Hampir satu tahun perjuangan kesedihan, kekecewaan dan harapan itu tak kunjung juga yang dijanjikan.  Oko masih yakin, masih akan untuk diberangkatkan umroh sesuai janji Wali Kota Bandar Lampung, saat itu.

Berbalik 180 derajat disaat depan orang banyak namun kenyataan, Kesra hingga staf tidak memerlakukannya dengan ramah terhadap disabilitas yang sesuai dengan isi sambutan Eva Dwiana Wali Kota Bandar Lampung

Ia menceritakan kesedihan dari seorang disabilitas saya merasa dipermainkan, oleh staf Pemkot Bandar Lampung, karena faktor saya lemah kah?.dari janji akan diberangkatkan umroh, tahun 2025 pun usai. Umroh yang dijanjikan tak kunjung datang.

Saya telah menyerahkan semua persyaratan ke bidang Kesra Bandar Lampung sebanyak 11 poin Bulan Mei tahun 2025. Saya seorang disabilitas perlu mondar mandir tidak secepat orang umumnya.

Apakah tidak ada kepedulian/ramah terhadap disabilitas pelayanan Pemkot Bandar Lampung terhadap saya.

Setelah mengetahui Saya ini belum diberangkatkan umroh terhadap janjinya. 

Mohon ini terkhusus Bunda Eva Dwiana Wali Kota Bandar Lampung dapat membuka hatinya terhadap Oko seorang disabilitas dengan memberangkatkannya umroh.

Apalagi bunda Eva yang mesti Oko serahkan tidak bisakah para staf ibu untuk dapat turun langsung ke rumah saya dan kapan kepastian saya berangkat saya belum ditelpon. Mau berapa kali saya menyerahkan berkas administrasi sehingga saya benar benar dapat umroh gratis dari Wali Kota.

Kepedulian dari salah satu DPRD Bandar Lampung untuk Oko

Alhamdulillah dari salah satu anggota DPRD Kota Bandar Lampung yang minta namanya tidak disebutkan, akan memberikan bantuan untuk uang saku terhadapnya melalui stafnya telah menelpon Oko dan Oko menjelaskan keadaan yang sebenarnya .

Ucapan terima kasih datang dari Oko untuk salah satu anggota DPRD Kota Bandar Lampung dan do’a Oko yang terbaik untuk anggota dewan tersebut telah rela membantu Oko.

Ia pun menjelaskan kondisinya memiliki empat orang anak, istri OJOL dan salah satu anak Oko pun ada belum diizinkan Alloh SWT. untuk bisa mendengar.

Semoga dengan cerita Oko yang sebenarnya untuk mengetuk hati Bunda Eva Dwiana selaku Wali Kota Bandar Lampung.

Oko bisa senang dan bangga kembali, ketika benar-benar janji Bunda Eva akan memberikan umrohnya dan bunda Eva selalu bahagia sebahagia saya nantinya ketika berangkat Umroh.

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *