DiTengah Efisiensi, Defisit dan Musibah Nasional Pemkot Bandar Lampung Lakukan Pemborosan Anggaran 

Berita28 Views

BandarLampung,Sumberpintar.com Pemkot Bandar Lampung dibalut dengan wisata rohani untuk pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Kamis (15/01/2026) pukul 13.00 Wib. berkumpul di Masjid Airan untuk healing menyeberangi Pulau Jawa dengan menggunakan bis.

Pemberangkatan ini merupakan atas apresiasi hadiah hari puncak PGRI tempo hari bulan Desember 2025, karena telah melaksanakan suksesnya acara di Gedung Semergou.

Jalan-jalan guru yang dibalut dengan wisata rohani mengumpulkan identitas foto setiap pengurus PGRI ke bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Bandar Lampung, “terang narasumber.

Healing-healing yang dibalut dengan wisata rohani guru ini dimulai dari hari Kamis-Minggu pagi (15-18 Januari 2026) dengan menggunakan anggaran Kesra Bandar Lampung.

Perwakilan setiap pengurus cabang sembilan sampai 10 orang dan terlihat pemberangkatan terdapat 10 bus dan setiap bus berisi lima puluh orang, ” terang salah satu pengurus PC PGRI Bandar Lampung yang enggan disebutkan namanya dapat dipercaya serta ikut dalam perjalanan.

Healing pengurus PC PGRI yang dilepas langsung Asisten 2 Kota Bandar Lampung yang sekaligus merangkap Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, Eka Afriana.

Ditengah gegap gempita keprihatinan musibah nasional bencana Sumatera, musibah yang ada di Bandar Lampung, ada yang meninggal karena arus hujan, bahkan masih terdapat sekolah yang kebanjiran setiap kehujanan, justru Pemkot Bandar Lampung melalui Dinas Pendidikan dan kebudayaan memberangkatkan Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sebanyak 10 bus melalui travel TMPYS sebagai EOnya.

Menjadi tolak belakang Wali Kota Bandar Lampung melakukan pemborosan ditengah efisiensi, defisit dan diduga telah mengangkangi arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan SE Gubernur Lampung SE Nomor 60 Tahun 2024 Tentang Study Tour Dan/Atau Kunjungan Industri Pada Satuan Pendidikan di Provinsi Lampung diteken Gubernur Lampung Arinal Djunaidi tertanggal 20 Mei 2024.

Dalam edaran tersebut, Gubernur Arinal meminta kepada setiap satuan pendidikan di Lampung mulai dari jenjang satuan pendidikan dasar, pendidikan menengah, hingga pendidikan khusus, agar kegiatan study tour dan/atau kunjungan industri satuan pendidikan diprioritaskan dilaksanakan di dalam lingkungan wilayah Lampung.

Pemkot Bandar Lampung perlu acungi jempol meskipun Pusat lakukan efisiensi namun Pemkot Bandar Lampung menggambarkan glamour nya guru-guru atas perintah Wali Kota Bandar Lampung dengan healing-healing dibalut wisata rohani ke Masjid Bandung, tanpa pertimbangan matang.

Dilansir laman setkab.go.id tanggal 28 Agustus 2025,” Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya efisiensi anggaran daerah sebagai salah satu kunci untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Efisiensi dikurangilah perjalanan dinas, kurangilah rapat-rapat, kurangilah seminar-seminar, kurangilah kunjungan-kunjungan kerja, untuk apa lagi kunjungan kerja? yang penting kerja, bukan kunjungan-kunjungan kerjanya,” ujar Presiden, pada Kamis, 28 Agustus 2025.

Saat dikonfirmasi Kabag Kesra Bandar Lampung Joni Asman membenarkan guru-guru sebanyak 10 bis lakukan perjalanan wisata rohani dengan menggunakan anggaran Kesra dilepas oleh Eka Afriana selaku Asisten 2 Bandar Lampung, “terangnya.

Perjalanan ini menjadi sorotan publik ditengah kesulitan masyarakat, kenapa anggaran kesejahteraan rakyat digunakan untuk jalan-jalan dan menjadi pertanyaan apa urgensi perjalanan tersebut, hanya untuk hamburkan uang ditengah cuaca tak menentu.

Kenapa tidak digunakan yang lebih bermanfaat untuk membantu sekolah yang kebanjiran, warga yang kebanjiran, bantuan sosial, prestasi disabilitas belum direalisasikan, katanya defisit anggaran dan efisiensi?? Namun bisa menghabiskan anggaran sia-sia tanpa menyentuh masyarakat yang sedang berduka ditengah musibah.

Ketika untuk foya-foya, bukannya ini sebuah pemborosan di tengah efisiensi dengan perintah Wali Kota Bandar Lampung dapat dilaksanakan meskipun bagian kesejahteraan rakyat tapi justru bukan untuk menyejahterakan rakyat namun lebih kepada glamour bukan mendidik.

Bagaimana dengan sekolah di Hari Sabtu apakah sekolah libur dan kenapa dilaksanakan di hari sekolah bukan saat bagi raport sehingga dapat mengganggu pelayanan publik karena yang berangkat sebanyak 10 bis kurang lebih 500 orang.

Diharapakan kepada Menteri Pendidikan Nasional dan audit Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi Lampung dapat melakukan monitoring dan evaluasi terhadap program Pemkot Bandar Lampung yang tidak menyentuh langsung ke rakyat sesuai arahan Presiden.

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *