Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Miftahul Jannah Syekh Mahmud Al-Banna Almisri Diduga Lecehkan Santri

Berita669 Views

BandarLampung, Sumberpintar.com– Pondok pesantren MJ dengan nama Yayasan Tumenggung Jaya Abadi yang terletak di  Jl. Bhayangkara gg. Kutilang LK.I No.41 Kota Bandar Lampung.

Sekolah ini memiliki boarding school dan full day. Sekolah ini sangat sulit dan seperti kebal hukum, meskipun melakukan kesalahan berulang-ulang namun seakan komersil, banyak duitnya serta tertutup untuk menembus pondok ini, tidak ada manfaat dengan lingkungan sekitar, “terang narasumber yang enggan disebutkan namanya dan dapat dipercaya.

Yayasan Tumenggung Jaya Abadi dengan pimpinan Harsono Edwin Puspita ini memiliki anak mantu yang bernama Syekh Mahmud Al-Banna Al-Misri.

Sekolah MJ dengan Jargon TITIP dengan kepanjangan Tega, Ikhlas, Tawakkal, Ikhtiar dan Percaya.

Ternyata setelah ditelusuri berdasarkan narasumber yang juga orangtua korban dugaan pelecehan seksual dari oknum anak mantu Harsono Edwin Puspita ini.

Anak mantu Harsono tersebut Syekh Mahmud telah diusir olehnya, karena anak mantu tersebut telah melakukan pelecehan terhadap santri, ” terang narasumber yang dapat dipercaya minta dirahasiakan namanya.

Orang tua santri mengatakan anaknya masih dibawah umur, saat itu dilecehkan oleh anak mantu Harsono yang bernama Syekh Mahmud AlMisri AlBanna saat boarding school (mondok) SMA IT MJ kelas X hanya satu semester kini telah pindah sekolah mondok ditempat lain.

Kejadian disitu sudah banyak sebenarnya hanya saja korban belum berani untuk bicara, “tambahnya lagi.

Korban lainnya pun pindah dan Syekh tersebut diusir tengah malam akibat insiden ini,” tambah narasumber yang dapat dipercaya yang enggan disebutkan namanya.

Satu tahun lalu memang pernah anaknya diiming-imingi untuk melanjutkan kembali ke sekolah Miftahul Jannah dengan biaya gratis disana , namun anaknya enggan masuk SMA Miftahul Jannah lagi dikarenakan anaknya hingga panas dingin, dan ketakutan akan terulang kembali seperti santri lainnya yang dilecehkan, “tutup orang tua santri.

Awak media melakukan konfirmasi kesekolah tersebut namun tidak bisa dan tertutup untuk konfirmasi keberadaan Syekh Mahmud tersebut dan motif melakukan itu.

Diharapkan kepada Kemenag dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung,Disdik dan Kemenag Kota Bandar Lampung bersama Kementerian dan Dinas P3A Provinsi Lampung serta Aparat Penegak hukum untuk membantu korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum tersebut terhadap para korban santri yang masih dibawah umur, dan memeriksa dan evaluasi sekolah tersebut, agar tidak ada korban selanjutnya dan melakukan penangkapan terhadap oknum yang telah melakukan pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur ini, serta mencari apa penyebab diusir oleh Harsono, sehingga publik tahu dan terang benderang kelakuan WNA tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *