Sumberpintar.com Sebuah video yang memperlihatkan mobil pemadam kebakaran (damkar) berwarna merah didorong lima orang beredar di grup Humas Polres Lampung Tengah menjadi perhatian publik, Senin (18/05/2026).
Dalam video tersebut, tampak beberapa orang berupaya mendorong kendaraan damkar agar mesin dapat hidup. Situasi itu memunculkan pertanyaan dan kekhawatiran masyarakat terkait kondisi armada pemadam kebakaran yang seharusnya selalu siap digunakan dalam keadaan darurat.
Di tengah rekaman video, terdengar seorang pria yang mengenakan kaos putih menyampaikan permintaan tolong kepada Bupati Lampung Tengah. Namun, ucapan pria tersebut tidak terdengar jelas sehingga maksud lengkap permintaan itu belum dapat dipastikan.
Peristiwa itu pun memicu berbagai tanggapan dari masyarakat. Publik mulai mempertanyakan apakah biaya perawatan kendaraan damkar selama ini tersedia dan berjalan sebagaimana mestinya. Bahkan, warga turut menyoroti persoalan sederhana seperti harga aki kendaraan dengan kapasitas sekitar 70 ampere yang dinilai seharusnya tidak menjadi kendala besar bagi kendaraan operasional penting seperti damkar.
Masyarakat meminta dinas terkait segera memberikan penjelasan resmi agar tidak muncul berbagai asumsi liar di tengah masyarakat yang dapat menimbulkan preseden buruk terhadap instansi yang menangani armada pemadam kebakaran tersebut.
Warga juga khawatir apabila kondisi kendaraan yang sulit dihidupkan itu terjadi saat ada musibah kebakaran. Jangan sampai keterlambatan penanganan disebabkan armada damkar mengalami mogok atau kesulitan mesin saat hendak diberangkatkan ke lokasi kejadian.
“Damkar Kecamatan Kalirejo butuh perhatian dan armada yang lebih baik agar tidak mogok saat benar-benar dibutuhkan masyarakat,” ujar salah satu warga menanggapi video yang beredar.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak dinas terkait mengenai kondisi kendaraan damkar dalam video tersebut maupun penyebab kendaraan harus didorong untuk menghidupkan mesin.








