Sumberpintar.com PB Percasi menggelar tournamen catur cepat Ramadhan Cup, Sabtu dan Minggu (07-08/03/ 2026) di Wisma Kemenpora, Jakarta.
Turnamen Catur Cepat Ramadhan Cup 2026 resmi dibuka hari ini, Sabtu 7 Maret 2026 Tercatat setidaknya 450 peserta dari 15 Provinsi mengikuti turnamen yang rutin diadakan selama bulan ramadan.
Ketua Umum PB Percasi Grand Master (GM) Utut Adianto melihat turnamen rutin ini menjadi kesempatan bagi para pecatur untuk unjuk gigi. Diharapkan para pecatur muda dapat mengasah kemampuannya dalam format catur cepat.
“Turnamen ini sudah lama diselenggarakan oleh PB Percasi, kalau tidak salah ini yang ke-17 kalinya. Pada beberapa kesempatan saat Covid sempat kita tidak laksanakan,” ujarnya saat membuka Turnamen Catur Cepat Ramadhan Cup 2026.
Tournament ini juga menjadi yang terakhir di masa bakti pengurus PB Percasi 2022- 2026. GM Utut Adianto berpesan bahwa PB Percasi harus dipimpin oleh orang yang cinta dengan catur.
“Kalau kita memilih sosok ketua olahraga itu, kriterianya sesungguhnya ada tiga. Yang pertama, dia mencintai cabang olahraga itu, kedua secara finansial dia oke dan mau berbagi, dan yang ketiga, punya waktu atau orang yang ditugasi,” ucap Utut Adianto.
Tournamen ini dibagi empat kategori: Open, Wanita, U-16 dan G16. Turnamen ini berlangsung dengan menggunakan sistem Swiss 9 babak.
Tahun lalu hanya ada kategori Open, U16 dan U-12 sehingga tahun ini pecatur wanita bisa membawa pulang uang hadiah ke rumah.
Tampil sebagai juara 1, 2 dan 3 di kategori Open IM Yoseph Taher, GM Novendra Priasmoro dan IM Gilbert Elroy Tarigan.
Mereka sebenarnya sama-sama membukukan 8 poin dari 9 babak, tetapi Yoseph dinyatakan sebagai juara karena unggul solkof.
Di kategori wanita keluar sebagai juara 1, 2 dan 3 WIM Shafira Devi (7½ poin), WCM Clementia Adeline (7) dan WFM Yemi Jelsen (6½).
Sebagai juara Yoseph mendapatkan hadiah uang sebesar Rp 7.500.000 sementara Shafira Rp 3 juta.
Untuk juara kategori U16 Putra NM Kenny Horasino Bach (8 poin), Almagro Hasian Gultom (7½) dan I Kadek Dhanvant (7).
Sementara juara kategori G16 Putri Alysha Putri Abdullah (8 poin), Baby Benita Sabana (8) dan Arini Angelina Lovly (6½).

Menarik juga saat Yoseph menyebut bahwa lawan Fabian Glen dari Bali di babak ke-8 yang paling menguras pikiran.
“Karena poinnya cuma berbeda setengah, saya memutuskan untuk bermain aman tetapi lawan saya memaksa sehingga akhirnya saya bisa menang dan menjadi juara satu,” ujar Yoseph.
Terlihat pula salah satu kota di tahun 2026 mengutus atlet untuk ikut tournament yaitu urusan dari Pengkot Percasi Bandar Lampung, meskipun ditahun sebelumnya tidak mengutus.








