Sumberpintar.com Kabar duka menyelimuti bangsa Indonesia. Mantan Menteri Pertahanan Republik Indonesia 2014-2019 sekaligus Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) (2002-2005), Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, meninggal dunia, Minggu (31/05/2026).
Kami mendapat informasi berita duka cita bahwa telah meninggal dunia Bapak Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu pada hari ini, Minggu, 31 Mei 2026 pukul 14.03 Wib di RSPAD,” demikian keterangan resmi Kemhan.
Almarhum menghembuskan napas terakhir pukul 14.03 Wib. di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, setelah menjalani perawatan akibat sakit. Beliau wafat pada usia 76 tahun.
Kabar duka tersebut telah dikonfirmasi secara resmi oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia melalui Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan, Rico Ricardo Sirait.
Sampai berita ini diturunkan, jenazah almarhum masih berada di Rumah Duka RSPAD Gatot Soebroto untuk proses pemulsaran sebelum diserahkan kepada pihak keluarga dan dimakamkan secara militer.
Kepergian Ryamizard Ryacudu menjadi kehilangan besar bagi bangsa Indonesia, khususnya masyarakat Lampung.
Meskipun lahir di Palembang, almarhum memiliki ikatan darah dan budaya yang sangat kuat dengan Provinsi Lampung. Ia merupakan putra keturunan Kampung Mesir Bahuga, Kabupaten Way Kanan.
Beliau adalah putra dari Musannif Ryacudu, seorang tokoh militer dan pejuang kemerdekaan asal Way Kanan yang dikenal memiliki kedekatan dengan Presiden pertama RI, Soekarno.
Sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan kontribusinya terhadap masyarakat adat Lampung, pada Januari 2016 lalu, Ryamizard dianugerahi gelar adat tertinggi sebagai Penyimbang Marga Natar Agung.
Gelar tersebut menjadi simbol kuat hubungan erat beliau dengan tanah leluhur dan budaya Lampung.
Sepanjang hidupnya, Ryamizard dikenal sebagai sosok nasionalis yang teguh menjaga persatuan bangsa. Selain aktif di dunia militer dan pemerintahan, beliau juga kerap menyuarakan pentingnya keberagaman serta pembangunan daerah, termasuk memberikan dukungan moral bagi kemajuan Provinsi Lampung.
Berikut adalah perjalanan karier gemilang almarhum:
2002–2005: Menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD).
2014–2019: Dipercaya menjadi Menteri Pertahanan Republik Indonesia pada periode pertama pemerintahan Presiden Joko Widodo
Dedikasi, ketegasan, serta komitmen Jenderal Ryamizard Ryacudu dalam menjaga kedaulatan Indonesia akan senantiasa dikenang oleh rakyat Indonesia. Selamat jalan, Jenderal. Semoga seluruh amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT,. aamiin. (Red)







