Sumberpintar.com — Polres Tanggamus menggelar kegiatan Ngobrol Bareng Masyarakat (Ngobarmas) di Pekon Kiluan Negeri, Kecamatan Kelumbayan, pada 7–8 Juli 2026. Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H. didampingi sejumlah pejabat utama dan Kapolsek.
Rangkaian kegiatan diawali dengan keberangkatan rombongan dari Mapolres Tanggamus menuju Kecamatan Cukuh Balak. Selanjutnya rombongan bergerak menuju Pospol Kelumbayan Barat, Pospol Kelumbayan, hingga tiba di Pekon Kiluan Negeri.
Pada malam hari tadi, puncak kegiatan Ngobarmas yang dipadukan dengan penyaluran bantuan sosial (bansos) bersama kepala pekon dan masyarakat setempat.
Selain berdialog dengan masyarakat, pada hari kedua rombongan juga melihat atraksi lumba-lumba di Teluk Kiluan dilanjutkan mengunjungi destinasi wisata Gigi Hiu, kemudian singgah di Pekon Napal sebelum kembali ke Polres Tanggamus.
Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko mengatakan, kegiatan tersebut merupakan implementasi Polri Presisi yang mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat.
“Ngobarmas bukan sekadar agenda silaturahmi, tetapi menjadi ruang dialog antara Polri dan masyarakat. Kami ingin mendengar langsung aspirasi, menerima masukan, sekaligus mencari solusi bersama terhadap persoalan kamtibmas di wilayah,” kata AKBP Rahmad Sujatmiko.
Menurut Kapolres kehadiran pihaknya di tengah masyarakat menjadi langkah penting dalam membangun kepercayaan publik. Karena itu, komunikasi yang terjalin diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara aparat kepolisian, pemerintah pekon, tokoh masyarakat, hingga seluruh elemen warga.
“Kami berharap masyarakat tidak sungkan menyampaikan informasi maupun keluhan. Dengan komunikasi yang baik, berbagai potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini sehingga situasi di Kabupaten Tanggamus tetap aman, nyaman, dan kondusif,” ujarnya.
Kapolres menambahkan, pemilihan Kiluan Negeri sebagai lokasi kegiatan juga diharapkan dapat ikut mempromosikan potensi wisata Kabupaten Tanggamus.
“Wilayah Kelumbayan memiliki potensi wisata yang luar biasa. Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa keamanan dan pariwisata harus berjalan beriringan, sehingga wisatawan merasa aman berkunjung dan masyarakat dapat merasakan manfaat ekonomi dari sektor pariwisata,” pungkasnya.







