Responsif Bhabinkamtibmas bersama Pemerintah Kelurahan Kali Awi Tangani Anak Telantar Ingin Bersekolah Kembali

BandarLampung,Sumberpintar.com Saat patroli penertiban, petugas menemukan sisi lain menyentuh hati mereka.

 

Saat berkeliling wilayah, anggota patroli bertemu seorang anak telantar (AK), yang saat ini tinggal bersama neneknya.

 

Kedua orang tuanya diketahui bekerja sebagai TKI di Singapura.

 

Dalam perbincangan dengan petugas, AK mengungkapkan keinginannya untuk bisa kembali bersekolah seperti anak-anak seusianya.

 

Dengan penuh harap, ia menyampaikan cita-citanya dan berharap ada perhatian dari Pemerintah Kota Bandar Lampung, khususnya Wali Kota, agar dapat membantu mewujudkan impiannya mengenyam pendidikan yang layak.

 

Kapolsek Tanjung Karang Barat, AKP Ono Karyono, menegaskan bahwa patroli subuh bukan hanya sebatas menjaga Kamtibmas, tetapi juga menjadi sarana mendengar langsung kondisi sosial masyarakat.

“Patroli ini adalah bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Selain mencegah gangguan keamanan, kami juga berupaya peka terhadap kondisi sosial warga yang membutuhkan perhatian.

 

Kami berharap ada solusi terbaik agar anak tersebut bisa mendapatkan hak pendidikan,” harapnya.

 

AK tersebut sedang menempuh pendidikan di SD N 4 Kali Awi.

 

Kondisi keluarga mengharuskannya berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, sehingga sekolahnya pun tak terurus ahtus berfikir keras dengan kondisinya.

 

Begitu Polsek Tanjung Karang Barat mendapat anak terlantar tersebut, cepat berkoordinasi dengan pihak Lurah Kali Awi dan Camat Tanjung Karang Pusat.

 

Disinilah tantangan negara dan selaku pemerintah kecamatan perpanjangan tangan Wali Kota Bandar Lampung untuk siap dan sigap merespon persoalan sosial, kehadiran ditengah warganya, “terang Epri Camat Tanjung Karang Pusat melalui whattsapp, Kamis (19/02/2026) malam.

 

Kita akan berkoordinasi bersama Wali Kota melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sehingga hak dasar anak tersebut terlindungi dan anak sebaya ini dapat belajar dan bermain serta beradaptasi sebayanya mewujudkan citanya untuk sekolah kembali sedang kita lakukan proses itu, agar anak ini tidak putus sekolah dan mengenyam pendidikan, ” tandas Epri.

 

Anak tersebut butuh bimbingan, motivasi dan  merubah mindset kedepan hidup lebih baik dengan kondisi secukupnya menjadi anak yang tegar, sehingga dapat melanjutkan sekolah capai citanya.

 

Camat Tanjung Karang Pusat, akan berkolaborasi bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Bandar Lampung, untuk melakukan pendampingan sehingga dimasanya ia tetap dengan sifat karakter anak-anak sebayanya untuk sekolah, belajar dan bermain sewajarnya, “tutup Epri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *