Sumberpintar.com Rumiati seorang disabilitas tinggal di Jl. Pulau Kelagian Kelurahan Kedamaian Kecamatan Kedamaian, Kota Bandar Lampung yang memiliki anak satu seorang perempuan Riyati Ramadhani yang bersekolah di SD N 1 Sawah Berebes.
Kondisi bicara ibu Rumiyati yang masih sedikit terkadang suka tertawa dan kadang nyambung kadang tidak dikarenakan kondisi fisiknya dari bayi yang mengakibatkan hal ini, “terang Bapak Malik yang merupakan keluarganya.
Rumiati untuk menopang hidup sehari-hari dengan berjualan keripik melalui sistem setoran. Ia menceritakan kalau dia orang susah belum mendapatkan bantuan PKH, DTSK, bantuan BPJS PBI serta Kartu Indonesia Pintar saat ini anak saya sudah kelas 5 SD belum pernah dapat, gimana saya mau menyekolahkan anaknya karena kondisi tersebut, mohon bantuan, ” terangnya, Kamis (05/03/2026).
Saat dikonfirmasi melalui whattsapp Joni Efriadi, S.E., Camat Kedamaian, ia menjelaskan melalui data tersebut akan kita telusuri.
Tidak lama setelah ditelusuri dengan cepat Pak Camat Joni Efriadi, “PKH, KIP itu bantuan dari pusat, kewenangan dinas sosial, “Ujarnya.
Yang kewenangan kota, bantuan beras sudah disalurkan terus, ” tandasnya.
Joni Camat Kedamaian pun telah memberikan Sembako, sudah pengusulan di DTKS atas nama Rumiati masuk Desil 4, telah memperoleh BLTS Kesra tempo hari dapat pak Rp. 900.000 serta telah diusulkan juga PBI KIS JKN dengan kondisi aktif Februari 2026,”terangnya kembali.
Setelah itu pak Joko Ketua RT dengan sigap dan responsif perintah Camat langsung hadir mendatangi persoalan warganya dan membenarkan kalau program Kartu Indonesia Pintar saja yang belum dapat untuk anak Rumiati yang bersekolah di SD N 1 Sawah Berebes bantuan lainnya sudah semua, kita akan bantu solusi terbaik kedepan, “tuturnya.
Joni mengimbau kepada warganya untuk dapat bersyukur dengan menerima apa yang sudah diberikan oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung, karena telah diusahakan oleh para pamong disekitar tempat tinggalnya. Warga tidak memberikan cerita kepada media dengan berita yang simpang siur dan belum tentu benar dan Terima kasih juga kepada media yang telah menemukan persoalan tersebut dengan melakukan klarifikasi, menjalin komunikasi dua arah sebelum ditayangkan, ” tutupnya.








