Babinsa Sukarame 2 Serka Nofriadi Kawal Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Sungai Way Betung

TNI32 Views

Sumberpintar.com Di bawah guyuran sinar matahari yang menyengat, tampak sesosok Babinsa dengan sigap mengawasi alur kerja, memastikan keselamatan, serta ikut mengangkat material bangunan di lokasi pembangunan Jembatan Beton Sungai Way Betung, Kelurahan Sukarame 2, Kecamatan Teluk Betung Barat.

 

Itulah potret nyata kepedulian dan kedekatan TNI dengan rakyat yang dijalankan oleh Serka Nofriadi, Babinsa Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL), dalam pembangunan infrastruktur yang menjadi bagian dari Program Jembatan Perintis Garuda Tahap V dan VI.

 

Memasuki hari ke-16 (H+16) pembangunan, Senin (22/06/2026), proyek strategis yang menghubungkan Kelurahan Sukarame 2 dengan Kelurahan Batu Putuk ini terus menunjukkan progres yang positif.

 

Dengan panjang 23 meter dan lebar 2 meter, jembatan beton ini kelak akan menjadi akses vital bagi 150 Kepala Keluarga atau sekitar 360 jiwa yang selama ini terpisah oleh aliran Sungai Way Betung.

 

Kehadiran Babinsa Serka Nofriadi bukan sekadar formalitas pengawasan. Sejak tahap awal, mulai dari survei lokasi pada 4 Juni 2026, ground breaking pada 5 Juni 2026, hingga kini memasuki tahap mobilisasi material, dirinya tidak pernah absen mendampingi warga dan tim teknis.

 

“Kehadiran saya di sini adalah bentuk tanggung jawab moral sebagai aparat kewilayahan.

 

Jembatan ini bukan milik saya, bukan milik TNI, tapi milik warga. Saya hanya ingin memastikan semangat gotong royong tetap menyala dan pekerjaan berjalan aman,” ujar Serka Nofriadi saat ditemui di lokasi.

 

Dalam laporan harian yang diterima redaksi, pelibatan personel pada hari ini terdiri dari 6 orang anggota TNI (Kodim) dan 6 orang masyarakat.

 

Babinsa menjadi ujung tombak koordinasi antara teknisi dan warga, sekaligus memastikan setiap tahap persiapan berjalan sesuai prosedur. Saat ini, progres fisik pembangunan baru mencapai 6 persen, dengan fokus pada mobilisasi material.

 

Lokasi pembangunan jembatan ini berada di kawasan yang dikenal sebagai Kampung Pancasila, sebuah wilayah binaan yang menjadi contoh nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

 

Sejak 2022, Koramil 410-03/TBU Kodim 0410/KBL telah mencanangkan kawasan ini sebagai Kampung Pancasila, yang bertujuan untuk mengingatkan, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila di tengah masyarakat.

 

Pemilihan Kelurahan Sukarame 2 sebagai lokasi Kampung Pancasila bukan tanpa alasan.

 

Warga masyarakatnya dinilai masih memegang teguh nilai-nilai Pancasila, seperti sikap toleransi antarumat beragama serta semangat gotong royong yang tinggi. Hal ini terbukti dengan antusiasme warga yang turun tangan membantu pembangunan jembatan yang akan mempermudah akses mereka sehari-hari.

 

Warga setempat mengaku sangat terbantu dengan pendampingan Babinsa Serka Nofriadi. Seorang tokoh masyarakat setempat mengungkapkan bahwa Babinsa seperti keluarga sendiri bagi warga—yang menggerakkan warga untuk ikut kerja bakti, menjelaskan rencana pembangunan, bahkan ikut mengangkat material bangunan.

 

Program Jembatan Perintis Garuda Tahap V dan VI sendiri menargetkan pembangunan sebanyak 30 titik jembatan yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Lampung.

 

Program ini merupakan wujud nyata komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur, membuka keterisolasian wilayah, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

 

Kepala Staf Korem (Kasrem) 043/Garuda Hitam (Gatam), Kolonel Kav Roli Dewanto, sebelumnya menyampaikan bahwa program ini adalah wujud nyata pengabdian TNI kepada masyarakat sekaligus bentuk dukungan terhadap percepatan pembangunan wilayah dan peningkatan kesejahteraan rakyat.

 

“Jembatan tidak hanya berfungsi sebagai sarana penghubung secara fisik, tetapi juga menjadi penghubung harapan, kemajuan, dan masa depan masyarakat.

 

Diharapkan dengan hadirnya jembatan tersebut, akses pendidikan, pelayanan kesehatan, distribusi hasil pertanian, perdagangan, serta berbagai aktivitas sosial masyarakat akan menjadi lebih mudah, cepat, aman, dan efisien,” ujar Danrem 043/Gatam, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, dalam sambutannya yang dibacakan Kasrem saat ground breaking.

 

Kondisi cuaca yang cerah sepanjang hari turut mendukung kelancaran kegiatan. Situasi di sekitar lokasi pembangunan jembatan dilaporkan aman dan terkendali, serta aktivitas masyarakat tetap berjalan normal tanpa hambatan.

 

Dengan target penyelesaian yang terus dikebut, diharapkan Jembatan Perintis Garuda di Sungai Way Betung dapat segera dinikmati oleh masyarakat. Berkat peran aktif Babinsa Serka Nofriadi dan jajaran Kodim 0410/KBL, semangat kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali terbukti menjadi kekuatan utama dalam membangun negeri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *