Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung Menghimbau Puskesmas Lakukan Penanganan Pasien Virus HIV Sesuai Protap 

Uncategorized283 Views

Sumberpintar.com Kondisi fisik pasien mengidap virus HIV tidak bisa dilihat dengan kasat mata karena mayoritas terlihat sehat dan normal, dapat terlihat ketika dilakukan deteksi dini dengan pemeriksaan Lab, “Ujar Muhtadi Arsyad Temenggung, Selasa (31/03/2026) di ruang kerjanya, Jl. Way Pengubuan, no 3, Kecamatan Enggal, Bandar Lampung.

 

Muhtadi A.Temenggung selaku Kepala Dinas Kesehatan Bandar Lampung mengatakan sebanyak 31 Puskesmas telah memiliki kesiapan dari obat dan penanggungjawab program tersebut untuk kesigapan dan kesiapan tangani pasien HIV.

 

Pasien pengidap HIV tersimpan rapih dan masih tabu untuk diperbincangkan karena terkait privacy, yang tahu data tersebut hanyalah penanggung jawab program, meskipun Kadis yang meminta tidak akan diberi tahu by name dan by address hanya jumlahnya dan kelurahan saja.

 

Terkadang ada pasien yang enggan memeriksakan deteksi dini pemeriksaan HIV.

Dinas Kesehatan melalui Puskesmas yang ada di Bandar Lampung telah terkoneksi aplikasi dengan Kemenkes pasien HIV tersebut.

 

Persoalan kejadian pasien HIV ditangani oleh bidan mandiri yang berada di wilayah Puskesmas Sukamaju, sebenarnya sudah mengetahui saat hamil kalau pasien ibu hamil ini mengidap HIV.

 

Pasien tersebut datang dari luar kota dan sudah melakukan minum obat dari faskes sebelumnya. Saat itu ia datang ke bidan mandiri tersebut sudah mengalami kontraksi, ketika tidak ditangani menambah persoalan nyawa pasien dan virus tersebar kemana-mana dan jarak dari bidan mandiri ke Rumah Sakit ada 20 menit, sehingga bidan tersebut dengan jiwa kemanusiaan melakukan pertolongan terhadap pasien. Bidan tersebut melakukan pertolongan ibu hamil pengidap HIV dengan menggunakan APD lengkap dan dia sendiri tanpa ada asisten dan tidak bersentuhan langsung.

 

Anak yang lahir tersebut ketika penanggung jawab dari program diPuskesmas jemput bola, pasien dan anak tersebut sudah tidak ada lagi dan suami pasien tersebut melihat kondisi anaknya lahir sehat dan normal enggan diperiksa lebih lanjut, kita tidak bisa memaksakan, “terang Muhtadi.

 

Penularan virus HIV melalui jarum suntik, berhubungan seksual tanpa pengaman, bergonta ganti pasangan, sesama jenis dan melalui darah. Penanganan pasien virus HIV dari manapun dia berasal meskipun dia berada di Bandar Lampung, untuk obat diPuskesmas tersedia, karena pemerintah sangat perhatian terhadap pasien tersebut, obat diminum rutin, untuk melemahkan virus agar tidak ganas, ” tambahnya.

 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung Muhtadi A. Temenggung, S.T.,.M.Si.menghimbau kepada Faskes yang menemukan pasien ibu hamil untuk dilakukan sesuai Protap dari Kemenkes walaupun itu ketika insidentil dibolehkan harus menggunakan APD lengkap, sehingga tidak menimbulkan mallpraktik, meskipun niatnya menolong dan tidak tertular kepada orang lain, “tutupnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *