Darurat Judi Online pada Generasi Muda disampaikan Saat PIP-WK DPRD Provinsi Lampung

DPRD98 Views

Sumberpintar.com Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK), dilaksanakan oleh Kostiana, S.E., M.H., selaku Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung Fraksi PDIP,  Jl. Tupai Gg Salak no 25 RT 03 LK 02, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung, Sabtu (09/05/2026) pukul 09.00 Wib.

 

Dua orang narasumber PIP-WK yaitu Hermansyah Saleh, M.H., dari Sekretaris Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Lampung dan drs.Ikram, M.Si.dan MAPS., dosen Jurusan Sosiologi Unila.

 

Kostiana menyampaikan, “pentingnya sosialisasi ini, untuk mengingatkan warga Sidodadi, sehingga setiap sendi kehidupan sehari-hari,  mengimplementasikan nilai Pancasila, “ujarnya saat sambutan.

 

Iapun mengatakan, saat ini sedang efisiensi, namun Pendidikan harus tetap berjalan, dan sektor pendidikan, tidak boleh mengalami pengurangan anggaran.

 

Sektor pendidikan merupakan sektor vital jangan sampai masyarakat tidak mampu putus sekolah, harus kita kawal dengan negara harus hadir memerhatikan ini dan juga anggaran pendidikan Provinsi Lampung di anggaran perubahan, kita dorong untuk ditambah, ” terang Kostiana.

 

Ditambahkan narasumber Hermansyah Saleh menyebutkan, 81 tahun NKRI merdeka merupakan perjuangan rakyat Indonesia bukan hadiah dari penjajah, dan juga sesuai alinea ke 3 pembukaan UUD 1945, Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya”, “tambahnya.

 

Selain itu drs.Ikram menjelaskan, saat ini generasi muda menghadapi tantangan darurat Judi Online, OJK mencatat perputaran uang tersebut sebesar 100 T hingga Maret 2026.

 

Ketika sudah terbuai oleh Judi Online, maka akan dibuat selalu penasaran dan sulit dihentikan, ketika belum habis.

 

Ikram pun mengajak Jauhi Judi Online apalagi yang sudah mendapatkan bantuan sosial jangan dipinjamkan akun rekening, meskipun ia tidak bermain, ketika terbaca sistem otomatis diputus, “ajaknya.

 

Judi Online bukan membuat sejahtera namun akan membuat melarat, sengsara menyusahkan orang lain dan apapun akan dilakukan ketika sudah habis, dia akan berputar otak untuk melakukan tindakan kriminal, ” tutupnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *