Ketua Komisi IV DPRD Bandar Lampung Asroni Paslah Ciptakan Komunikasi Dua Arah dengan Anak dan Orang Tua

DPRD42 Views

Sumberpintar.com Maraknya kasus perundungan atau bullying yang kerap melibatkan pelajar di Kota Bandar Lampung menjadi perhatian serius Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Asroni Paslah.

 

Legislator asal Partai Gerindra ini menilai peran orang tua dan keluarga, khususnya orang tua, sangat penting dalam mencegah anak terlibat maupun menjadi korban perundungan, “ujarnya Rabu (03/06/2026).

 

 

Pernyataan tersebut disampaikan Asroni menyusul sejumlah kasus kekerasan antar pelajar yang akhir-akhir ini mendapat sorotan publik.

 

Menurutnya, komunikasi yang intens antara orang tua dan anak merupakan langkah awal untuk membangun karakter sekaligus mendeteksi berbagai persoalan yang mungkin dihadapi anak sejak dini, ” tuturnya.

 

“Aspek terpenting adalah komunikasi di dalam keluarga. Orang tua harus meluangkan waktu untuk berbicara dengan anak-anaknya, memahami kondisi mereka, mengetahui lingkungan pergaulannya, serta berbagai persoalan yang mungkin sedang dihadapi,”ungkap Asroni Paslah.

 

Politisi Partai Gerindra itu mengatakan, perkembangan teknologi informasi dan media sosial saat ini membuat anak-anak semakin rentan terpapar berbagai pengaruh negatif. Karena itu, pengawasan dan pendampingan dari keluarga tidak boleh berkurang.

 

Didiklah anakmu sesuai dengan zamannya” adalah prinsip parenting yang dinisbatkan kepada sahabat Ali bin Abi Thalib.

 

Pesan ini menekankan pentingnya bagi orang tua untuk terus beradaptasi, menguasai literasi digital, dan mengubah pola komunikasi agar relevan dengan realitas dunia anak yang sangat cepat berubah.

 

Esensi Prinsip Mendidik Sesuai Zamannya

Memahami dan menerapkan filosofi ini membutuhkan pendekatan yang dinamis dan relevan dengan tantangan saat ini:

Fleksibilitas Pola Asuh: Orang tua tidak bisa lagi menggunakan cara didikan kaku atau otoriter yang mungkin diterapkan oleh generasi sebelumnya.

Literasi Teknologi: Anak-anak hidup di era digital native. Orang tua perlu proaktif memahami tren digital, bahaya cyberbullying, dan kecanduan gawai agar dapat memberikan batasan yang sehat.

Komunikasi Dua Arah: Jadilah teman diskusi yang baik. Di zaman yang penuh dengan paparan informasi bebas, otoritas harus diganti dengan kedekatan emosional agar anak terbuka menceritakan masalahnya.

 

 

Menurutnya, peran orang tua tidak dapat digantikan oleh siapa pun dalam memberikan perhatian, pendidikan karakter, serta membentuk nilai-nilai moral anak sejak usia dini.

 

Asroni menegaskan bahwa bullying bukan persoalan yang bisa dianggap sepele. Dampaknya tidak hanya memengaruhi kondisi psikologis anak, tetapi juga dapat mengganggu prestasi belajar hingga mempengaruhi masa depan mereka.

 

“Perundungan dapat meninggalkan trauma butuh waktu pengobatamnya. Karena itu, pencegahannya harus menjadi tanggung jawab bersama antara orang tua, sekolah, pemerintah, dan lingkungan sekitar,” tegas Asroni Paslah.

 

 

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, lanjut Asroni, mendukung berbagai langkah pembinaan yang dilakukan sekolah terhadap siswa yang terlibat kasus perundungan. Menurutnya, pendekatan edukatif dan pendampingan yang tepat lebih efektif untuk membangun kesadaran serta memperbaiki perilaku anak dibandingkan pendekatan yang bersifat menghukum semata.

 

Ia berharap berbagai kasus bullying yang terjadi dapat menjadi pembelajaran bersama agar seluruh pihak semakin peduli terhadap perlindungan anak dan terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih ramah.

 

“Kita ingin sekolah di Bandar Lampung menjadi tempat yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Karena itu, diperlukan kepedulian dari semua pihak,” ujarnya.

 

Di akhir pernyataannya, Asroni mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan membimbing generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter dan berakhlak baik.

 

“Komunikasi yang baik di rumah, pengawasan yang maksimal di sekolah, serta kepedulian lingkungan sekitar merupakan kunci dalam menciptakan generasi yang berkualitas, berkarakter, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *