Diduga Catut Nama Wakil Bupati OKI, Oknum Wali Asuh SR Disorot

Palembang69 Views

Sumberpintar.com Dugaan penggunaan nama pejabat daerah untuk memperoleh legitimasi di lingkungan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mencuat.

 

Seorang Wali Asuh berinisial P disebut beberapa kali mengaku memiliki kedekatan dengan Wakil Bupati OKI, Supriyanto, bahkan menyebut dirinya sebagai “orangnya Wakil Bupati”.

 

Keterangan tersebut diperoleh media ini dari sejumlah wali asuh yang berada di lingkungan SRT 1 OKI, Kecamatan Teluk Gelam. yang mengaku bahwa P memang ditempatkan atau dititipkan oleh Wakil Bupati OKI, Sabtu (12/09/2026).

 

Informasi mengenai dugaan pencatutan nama tersebut muncul dari percakapan dan keterangan sejumlah wali asuh yang mengaku pernah mendengar P menyampaikan kedekatannya dengan Wakil Bupati OKI.

 

Salah seorang wali asuh yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan, pernyataan tersebut disebut berulang kali disampaikan dalam percakapan antarsesama wali asuh.

 

“Kami sering berkumpul sesama wali asuh ketika ada waktu luang. Dia (P) sering menyebut dengan bangga bahwa bekerja di SRT ini dengan dukungan Bapak Wakil Bupati (Supriyanto). Kami merasa heran karena hampir setiap ngobrol hal itu disebut,” ungkap sumber tersebut.

 

Keterangan serupa juga disampaikan wali asuh lainnya. Dalam percakapan yang diterima media ini, muncul pertanyaan mengenai benar atau tidaknya P ditempatkan di SRT 1 OKI atas rekomendasi atau titipan Wakil Bupati.

 

“Pak, apakah benar dia (P) dimasukkan oleh Bapak Wakil Bupati ya?” demikian salah satu bagian percakapan tersebut.

 

Menurut keterangan seorang wali asuh, persoalan bermula ketika seorang orang tua meminta video mengenai kondisi anaknya kepada P Video tersebut kemudian dikirimkan kepada orang tua bersangkutan.

 

Sumber tersebut mempertanyakan prosedur pengambilan dan pengiriman video karena dalam video disebut terdapat sejumlah anak yang sedang beristirahat di asrama dalam kondisi yang dinilai tidak layak untuk disebarluaskan.

 

“Kemarin sempat buat gaduh. Ada orang tua yang menghubunginya (P) minta video anaknya. Dia kirim video pas anak-anak tidur. Kami saja tidak berani kirim video kalau anak-anak dalam kondisi seperti itu (hanya memakai baju dalam),” ungkapnya.

 

lanjutnya, mungkin saat ini jangan dulu pak berikan tindakan akan tetapi kasih waktu dulu saja pak, lihat dalam satu bulan ini. Kalau masih dia (P) bikin ulah, bapak berhak memanggil anak itu, karena selalu menjual nama Pak Wabup.

 

“Jadi kadang kami juga bingung menanggapinya, takut kita yang kena masalah misalnya dia mengadu ke Wabup,” terang wali asuh lainnya.

 

Wakil Bupati OKI Supriyanto menyatakan bahwa sepanjang yang saya ingat, tidak pernah ada wali asuh yang dititipkan atau dimasukkan ke Sekolah Rakyat OKI.

 

“Seingat saya tidak ada Mas, Saya pribadi serta atas nama Wakil Bupati tidak pernah menitipkan seorang wali asuh di Sekolah Rakyat OKI,” kata Supriyanto.

 

Lebih lanjut, dikatakan Supriyanto meminta agar namanya tidak digunakan untuk kepentingan pribadi.

 

“Pokoknya tolong disampaikan, janganlah menjual nama saya,” tegasnya.

 

Sementara itu, Kepala SRT 1 OKI, Devi Mardiyanti, M.Pd mengatakan terima kasih atas informasi yang disampaikan dan sangat mengapreasinya. Karena kami memang belum mendapat info sebelumnya.

 

” Kami sangat terbantu akan informasi yg disampaikan dan dengan bekal ini juga akan kami jadikan sebagai upaya menerima masukan untuk mengingatkan semua di Sekolah Rakyat OKI”,katanya.

 

Lanjutnya, dimana sebelumnya sering kami lakukan dan sosialisasi kepada warga di SR (Wali Asuh, Wali Asrama dan Tenaga Kependidikan/Tendik) untuk selalu menjaga privasi dan juga mental anak-anak”,jelasnya.

(Mas Tris).

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *