Wali Kota Bandar Lampung Diduga Kurang Peka dikarenakan Pengelolaan Keuangan Kurang Tepat Sasaran diTengah Musibah Keluarga PGRI

Nasional821 Views

BandarLampung,Sumberpintar.com Pengurus Cabang PGRI Kota Bandar Lampung melaksanakan jalan-jalan yang dibalut dengan wisata rohani yang dimulai Kamis-Minggu (15-18 Januari 2026) yang dilepas Asisten 2 yang juga merangkap Plt. Kadisdikbud Kota Bandar Lampung.

Jalan-jalan wisata rohani PGRI apresiasi Wali Kota Bandar Lampung gunakan anggaran Kesejahteraan Rakyat

Jalan-jalan wisata rohani ini merupakan apresiasi Wali Kota Bandar Lampung terhadap pengurus PGRI yang telah berhasil melaksanakan event spektakuler dengan sukses di Bulan Desember 2025 hari puncak PGRI.

Dibenarkan Kabag Kesejahteraan Rakyat Kota Bandar Lampung, Joni Asman mengatakan guru-guru melaksanakan perjalanan dinas dengan wisata rohani menggunakan anggaran Kesra.

Arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur Lampung Efisiensi

Kita rakyat Indonesia mengetahui semua bahwasannya kondisi Indonesia melalui arahan Bapak Prabowo Subianto sedang efisiensi dan belum dibolehkan untuk melaksanakan kunjungan-kunjungan kerja keluar daerah seperti dilansir laman setkab.go.id tanggal 28 Agustus 2025,” Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya efisiensi anggaran daerah sebagai salah satu kunci untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Efisiensi dikurangilah perjalanan dinas, kurangilah rapat-rapat, kurangilah seminar-seminar, kurangilah kunjungan-kunjungan kerja, untuk apa lagi kunjungan kerja? yang penting kerja, bukan kunjungan-kunjungan kerjanya,” ujar Presiden, pada Kamis, 28 Agustus 2025.

Disamping arahan presiden dikeluarkan pula Surat edaran Gubernur Lampung SE Nomor 60 Tahun 2024 Tentang Study Tour Dan/Atau Kunjungan Industri Pada Satuan Pendidikan di Provinsi Lampung diteken Gubernur Lampung Arinal Djunaidi tertanggal 20 Mei 2024.

Dalam surat edaran tersebut Gubernur meminta kepada setiap satuan pendidikan di Lampung mulai dari jenjang satuan pendidikan dasar, pendidikan menengah, hingga pendidikan khusus, agar kegiatan study tour dan/atau kunjungan industri satuan pendidikan diprioritaskan dilaksanakan di dalam lingkungan wilayah Lampung.

Saat dikonfirmasi dengan Thomas Amirico, S.ST., M.H. selaku Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung terkait surat edaran Gubernur Lampung SE no 60 tahun 2024 belum dicabut untuk SD dan SMP wewenang Kepala dinas kabupaten/kota , “tegasnya kepada media Kamis (15/01/2026).

Kondisi PGRI Bandar Lampung berduka dari sekolah kebanjiran hingga ada yang meninggal saat jalan-jalan wisata

Kemudian mirisnya pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia Kota Bandar Lampung sudah tahu rekan sejawatnya meninggal dunia dalam perjalanan, terus saja jojong berangkat tanpa ada rasa empati sesama rekan.

Jika diibaratkan disamping rumah kita, yang meninggal kita tahu meninggalnya saat bermain bersama kita, eh tahu tahu kita tinggalkan, bagaimana perasaan ini.

Apakah potret pendidik Kota Bandar Lampung saat ini begini, kurangnya rasa empati terhadap sesama.

Kondisi cuaca hujan yang mengakibatkan banjir SD N 2 Way Dadi Baru Sukarame 

SD N 2 Way Dadi Baru Sukarame meskipun mendapatkan dana revitalisasi, namun belum dapat selesaikan persoalan banjir.

Saat dikonfirmasi dengan Kepala SD N 2 Way Dadi Sukarame, Ibu Sumiyati menjelaskan sekolahnya alami kebanjiran sejak sekolah itu berdiri, ” ujarnya melalui whattsapp.

Ia pun menambahkan, saat ini Sabtu 17 Januari 2026 sedang berada di sekolah ada pertemuan dengan pengawas dan kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa tetap berlangsung.

Ia tidak ikut jalan-jalan wisata rohani, dikarenakan ada salah satu anggota tubuh yang masih dalam pemulihan, “Ungkapnya, Sabtu (17/01/2026) pukul 08.45 Wib.

Media sumberpintar mewawancari ketemu langsung perihal sekolah kebanjiran dan program revitalisasi sekolah beliau meminta arahan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, beliau belum berkenan kalau tidak arahan dari dinas, “tambah Kepala SD N 2 Way Dadi Sukarame Ibu Sumiyati.

Healing-healing yang dibalut dengan perjalanan wisata rohani, sekali dayung dua pulau terlampaui.

Sorotan Publik terhadap jalan-jalan yang dibalut wisata rohani

Menjadi pertanyaan publik apakah sudah tidak ada lagi program yang sangat prioritas dan program mendasar masyarakat.

Apakah kebutuhan langsung menyasar rakyat Bandar Lampung sudah terpenuhi semua ditengah cuaca ekstrem dan keluarga PGRI sedang berduka (Kepala SD N 1 Sumber Rejo meninggal dunia saat jalan-jalan tersebut dan SD N 2 Way Dadi Baru Sukarame kebanjiran) dimana letak hati kemanusiaan Wali Kota Bandar Lampung dan Asisten 2 yang merangkap jabatan plt. Kadisdikbud.

Apakah ketika Wali Kota Bandar Lampung tidak mengindahkan arahan Prabowo Subianto selaku Presiden tentang Efisiensi dan Surat Edaran Gubernur Lampung tetap benar meskipun menyalahi aturan??? 

Banyak sorotan healing-healing yang dibalut perjalanan wisata rohani ini Sabtu, 17 Januari 2026 anak didik masih ada kegiatan belajar mengajar, guru jalan-jalan anak muridnya, bagaimana??, bisa-bisa Guru kencing berdiri murid kencing berlari kalau begini kondisinya.

Demi hasrat mengikuti perintah tuannya yaitu Ketua PGRI Kota Bandar Lampung dan Wali Kota, sehingga apapun itu meskipun menyalahi aturan, apakah tetap dibenarkankah dunia kita saat ini, meskipun salah.

Apakah tidak ada yang ingatkan Wali Kota Bandar Lampung??

Harapan kejadian tersebut yang diduga melanggar arahan Presiden dan Surat Edaran Gubernur Lampung.

Diharapakan kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, Kemenpan RB, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kejaksaan Agung dan Gubernur Lampung dapat memberikan efek jera dan evaluasi yang telah diduga mengangkangi arahan SE Presiden terkait efisiensi dan Gubernur Lampung healing dibalut jalan-jalan wisata rohani yang dilakukan PGRI atas perintah Wali Kota Bandar Lampung tersebut diatas jeritan dan jimpitan rakyat yang katanya efisiensi, tapi justru Wali Kota Bandar Lampung sendiri yang perintahkan tidak terapkan Efisiensi.

Kesimpulan

Persoalan penggunaan anggaran yang diduga pengelolaan keuangan tidak tepat sasaran dan tidak ada manfaatnya disatu sisi jalan-jalan wisata rohani ini berlangsung saat jam kerja.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *