Curanmor Kota Bandar Lampung Makin Meresahkan sehingga Kapolda Lampung Perintahkan Jajaran Tidak Ada Ruang Pelaku dengan Tembak di Tempat

Berita67 Views

Sumberpintar.com Masyarakat Lampung digemparkan enam hari lalu akibat keganasan pelaku Curanmor melakukan penembakan kepada Bripka Anumerta Arya Supena Sabtu 09 Mei 2926 di Toko Yusi Akmal Kedaton, Kota Bandar Lampung.

 

Bripka Anumerta Arya Supena melihat para pelaku Curanmor yang hendak mendongkel motornya dengan kunci Letter T.

 

Saat itu ia hendak menegurnya dan membawa ke kantor polisi, namun justru pelaku lakukan perlawanan, bergulat hingga dipiting oleh pelaku bahkan ditembak menggunakan pistol korban.

 

Kapolda Lampung, Irjend. Pol Helfi Assegaf menegaskan tidak ada ruang bagi pelaku Curanmor, begal dan kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat di wilayah hukum Polda Lampung.

 

Pernyataan tegas tersebut buntut maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang sudah meresahkan.

 

Tindakan pelaku bahkan diketahui telah merenggut nyawa Bripka (Anumerta) Arya Supena, “ujar Kapolda Lampung Irjendpol Helfi Aseggaf, saat Konferensi Pers di Mapolda Lampung, Jum’at (15/05/2026).

 

Dalam intruksinya, Helfi bahkan memerintahkan seluruh jajaran kepolisian untuk bertindak tegas dan terukur terhadap para pelaku, terutama jika membahayakan keselamatan warga maupun petugas di lapangan.

 

“Saya perintahkan seluruh jajaran, untuk tembak di tempat kepada pelaku begal. Tidak ada toleransi,” ujar Helfi dalam keterangannya.

Menurutnya, tindakan tegas tersebut dilakukan bukan tanpa alasan. Para pelaku begal disebut kerap membawa senjata api maupun senjata tajam saat beraksi, sehingga sangat membahayakan masyarakat dan petugas.

 

Kapolda Lampung, juga menyoroti banyaknya pelaku kriminal jalanan yang terindikasi terpengaruh narkoba, saat menjalankan aksinya. Kondisi tersebut dinilai membuat pelaku semakin nekat dan tidak segan melukai korban.

 

“Apalagi mereka para pecandu narkoba. Efeknya besar, kecenderungan akan melukai korban,” kata dia.

 

Helfi menambahkan, Polda Lampung bersama jajaran polres akan terus meningkatkan patroli, razia, dan lakukan tindakan preemtif, preventif dan represif guna menekan angka kriminalitas jalanan, khususnya aksi begal yang belakangan meresahkan warga.

 

Ia pastikan, kepolisian akan hadir memberikan rasa aman, nyaman kepada masyarakat dan tidak akan memberi ruang bagi para pelaku kejahatan untuk berkeliaran di Lampung.

 

“Masyarakat harus merasa aman. Negara tidak boleh kalah dengan pelaku kejahatan,” tutup Irjendpol. helfi Aseggaf selaku Kapolda Lampung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *