Miris! Pengakuan Pria Lanjut Usia Sebatang Kara Warga Tanjung Karang Pusat, Wali Kota Bandar Lampung Hingga Kini Belum Turun Lapang Cek ke Lokasi

Berita112 Views

Sumberpintar.com Pria Lanjut Usia terlihat bekerja dengan mengumpulkan barang-barang bekas mengitari kali waktu itu ditemukan oleh awak media sumberpintar, Rabu (20/05/2026).

 

Awak media menelusuri dan mencari keberadaan rumah pria Lansia tersebut, Kamis (21/05/2026).

 

Pria Lansia berumur 70 tahun ditemukan tinggal sebatang kara dirumah tidak layak huni tersebut.

 

Miris! jangan sampai kejadian ini menimpa warga Bandar Lampung. ini baru saja terjadi Lansia kakek Mujiran kejadian di Lampung Selatan karena tidak ada perhatian dan kepedulian dari warga sekitar, RT, lurah hingga pemerintah, kakek Mujiran mencuri untuk pertahankan perut.

 

Ia bukan seorang koruptor kelas kakap, melainkan seorang buruh sadap yang nekat menyembunyikan dua karung getah karet demi sebuah alasan yang paling mendasar dalam hidup manusia yaitu rasa lapar.

 

Pria yang bertemu sedang mulung tersebut ternyata tinggal di Jl. Mangga gg Geger no 33 Lk 2 RT 06 Kelurahan Pasir Gintung Kec Tanjung karang Pusat, kota Bandar Lampung, ia bernama Hasanudin.

Kakek Hasanudin yang sudah berusia 70 tahun ini pekerjaan sehari-harinya memulung, dengan kondisi rumah yang tidak layak huni, ia masih bekerja keras dan enggan meminta-minta.

 

Kita ketahui bersama mengumpulkan barang bekas tidak bisa mencukupi kebutuhan hidupnya.

 

Diharapkan kepada warga yang memiliki hati nurani dapat datang langsung kerumah kakek tersebut untuk membantu melangsungkan hidupnya yang layak, sehingga ia tetap istiqomah dengan jalan kebaikannya tidak melakukan kriminalitas.

 

Negara harus hadir melalui Pemkot Bandar Lampung, Camat Tanjung Karang Pusat dan Lurah Pasir Gintung serta RT dapat memberikan perhatian.

 

Menurut keterangan Camat Tanjung Karang Pusat, Epri melalui awak media, bahwa Kakek Hasanudin tersebut sudah terdaftar mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kota Bandar Lampung, “tuturnya Jumat (22/05/2026) melalui whatsapp awak media sumberpintar.

 

Bantuan tersebut yang mengambil Asriyanto, “ucap camat kepada awak media tersebut.

 

Setelah ditelusuri, Asriyanto tersebut mendatangi rumah awak media yang berada di Tanjung Karang Pusat ia mengatakan belum dapat dan menanyakan bagaimana cara perolehnya.

 

Pemerintah miliki Program MBG Lansia, tapi info yang beredar dari tetangga yang biasa membantu nya pun, diduga belum dapat.

 

Hingga kini dari pemerintah kecamatan hanya sebatas memberi informasi saja ke awak media bahwa Hasanudin sudah dapat bantuan, namun belum ada dari Pemkot Bandar Lampung yang turun langsung meninjau keadaan kakek Hasan tersebut, sebagai wujud rasa empati terhadap kakek renta Lansia yang butuh uluran tangan, kalau tidak kita siapa lagi kalau tidak sekarang kapan lagi membantu orang yang membutuhkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *