Warga bersama Pamong Se-Kota Bandar Lampung Lakukan Gerakan Serentak Gotong Royong Antisipasi Banjir 

Berita414 Views

BandarLampung, Sumberpintar.com Wali Kota Bandar Lampung Bunda Hj Eva Dwiana (sapaan akrabnya) perempuan pertama memimpin Kota dengan masuk diPeriode keduanya.

 

Wali Kota Bandar Lampung salah satu perempuan tangguh, cepat tanggap terhadap persoalan warga, hingga larut malam demi warganya turun lapang meninjau lokasi, agar warganya nyaman.

 

Cuaca ekstrem tidak hanya di Kota Bandar Lampung yang melanda, namun sebuah fenomenal alam terjadi.

 

Sudah menjadi tugas dan amal bakti Wali Kota Bandar Lampung dapat mengelola dan antisipasi agar banjir tidak semakin meluas mengakibatkan persoalan sosial.

Siang-malam saat hujan turun, Wali Kota Bandar Lampung merasa gusar, dikarenakan warga keluhkan dari infrastruktur jalan, drainase hingga sungai yang mampet dan intensitas air meluap kejalan hingga memasuki pekarangan.

 

Pekerjaan ini harus dilakukan bahu membahu bersama dan terintegrasi antara OPD terkait bersama warga untuk menciptakan Kota Bandar Lampung APIK, tidak hanya dibebankan pada pundak Wali Kota Bandar Lampung sendiri untuk berjibaku.

 

Ini harus menjadi budaya tertib dalam menciptakan Bandar Lampung APIK, dengan gerakan serentak bersama yang diikuti pula oleh Dinas PU selaku pekerjaan fisik begitupun dari proses awal hingga teknisnya melibatkan juga Dinas PTSP, Dinas Perumahan dan Permukiman, Dinas Lingkungan Hidup, Damkarmat, Satpol PP dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah hingga warga.

Satpol PP selaku penegak Perda dapat dengan tegas menegakkan aturan demi tata kelola Bandar Lampung kedepan lebih baik dan nyaman.

 

Persoalan Kota Bandar Lampung saat ini hasil menanam pekerjaan beberapa kepemimpinan kebelakang.

 

Saatnya Bunda Hj Eva Dwiana Wali Kota Bandar Lampung, dapat berbuat banyak menyelesaikan banjir, drainase dan infrastruktur yang tidak APIK diKota Bandar Lampung.

 

Bunda Hj Eva Dwiana Wali Kota Bandar Lampung memiliki team Satgas banjir, melakukan penertiban bangunan liar, perumahan, tambang dan perusahaan yang dapat menjadi penyebab banjir, air menggenang ke jalan raya, karena yang akan menjadi korban adalah warga.

 

Kini saatnya negara hadir untuk memberikan kepastian dan kenyamanan warga sesuai aturan yang dibuat oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

Dilansir media detik sumbagsel dengan hedline Menteri LH Segel TPA Bakung, Ini Respons Walkot Bandar Lampung 29 Desember 2024.

 

Sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyoroti pengelolaan sampah di TPA Bakung, Bandar Lampung.

 

Hanif menyatakan TPA Bakung salah satu sumber pencemaran lingkungan. Atas hal tersebut, Kementerian Lingkungan Hidup menyegel TPA Bakung.

 

Hanif bahkan menyatakan Kementerian Lingkungan Hidup sudah menyelidiki pencemaran ini dan menaikkan statusnya ke penyidikan. Menurutnya, kemungkinan akan ada tersangka.

 

“Harus ada yang tersangka terkait hal ini, ini serius. Karena masyarakat meminta kita tentunya untuk menyelesaikan sampah di Indonesia,” ujar Hanif dalam sidak ke TPA Bakung, Sabtu (28/12/2024).

 

Dengan penyegelan ini, Eva menyayangkan sikap Kementerian Lingkungan Hidup yang menurutnya tidak ada kordinasi dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung.

 

“Ini (TPA Bakung) itu dari tahun 1994 lho, kita sudah bekerja maksimal. Kalau memang kami ini dari dulu tidak maksimal kenapa tidak diinformasikan dari dulu. Sedangkan kita komunikasi sama pusat itu sudah sering,” ucapnya.

 

Diharapkan dengan adanya penyegelan dari Menteri Lingkungan Hidup tahun 2024 dapat menjadikan alarm OPD terkait bersama Wali Kota Bandar Lampung untuk berbenah demi keindahan, kebersihan, keamanan, kenyamanan, keapik’an, kesehatan bersama.

 

Menjadikan sebuah kritikan konstruktif, pelajaran menuju Kota Bandar Lampung Kota Metropolis dan Kota percontohan untuk tata kelola kota yang APIK, apresiasi Kota Bandar Lampung sebagai tuan rumah APEKSi se-Indonesia beberapa bulan lalu.

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *