Sumberpintar.com Suasana pagi di bulan suci Ramadhan warga se-Kecamatan Tanjung Karang Timur, Kota Bandar Lampung memadati Jl. Romo Wijoyo Atas RT 13, Kelurahan Sawah Brebes (Majelis Kalimudoso) Kecamatan Tanjung Karang Timur, Kota Bandar Lampung terdapat pasar murah, Kamis (26/02/2026).
Pasar murah tersebut merupakan agenda rutin Wali Kota Bandar Lampung dengan memberikan subsidi kepada warganya.
Ramadhan 1447 H/2026 M Kecamatan Tanjung Karang Timur menggelar pasar murah dengan tiga tahap.
Tahap pertama, Kamis 26 Februari 2026, Kamis 05 Maret 2026 Jl. Perintis Kemerdekaan gg Madlias 4 RT 04 Lk 3 Kelurahan Kota Baru dan tahap ke tiga Jl. Adi Sucipto gg Trio RT 07 LK I Kelurahan Kebon Jeruk.
Sebelum diadakannya pasar murah ada beberapa hal yang disampaikan Darwono selaku Camat Tanjung Karang Timur yang didampingi lurah.
Dedi Saputra, S.IP. selaku Camat Tanjung Karang Timur mengatakan, “Pasar murah terselenggara sebagai inisiasi wali kota sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan serta aksi nyata bantu warganya.
Wali Kota memberikan subsidi, sehingga pasar murah dapat terlaksana. Adapun komoditas untuk tahap pertama yang diberikan subsidi ini diantaranya ;
Beras premium kita menyiapkan sebanyak 267 karung dengan setiap karung dengan berat 5 kg. Harga jual dipasaran 74.500 dan dengan adanya pasar murah harga menjadi 59.500 disubsidi Rp 15.000 per 5 kg/ per karung.
Gula pasir disiapkan 250 kg harga dipasaran 17.000 dijual pasar murah Rp 13.500 disubsidi Wali Kota Rp 4.000/kg.
Minyak goreng disiapkan 200 botol dijual dipasar murah dengan harga Rp 16.000/botol harga dipasaran Rp 20.000/liter disubsidi Wali Kota Rp 4.000.
Telur ayam disiapkan sebanyak 250 kg dijual dipasar murah dengan harga Rp 25.000/kg sedangkan harga pasaran Rp 30.000 mendapatkan subsidi Rp 5.000per kg.
Tepung terigu disiapkan sebanyak 100 kg dijual dipasar murah 8.500 dijual dengan harga pasar Rp 12.500 mendapatkan subsidi Wali Kota sebesar Rp 4.000.
Pasar murah ini merupakan bentuk komitmen dan kerja nyata Wali Kota Bandar Lampung membantu warga saat Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri.
Dedi Saputra pun mengimbau kepada orang tua yang memiliki anak remaja untuk menjaganya dan diberlakukannya jam malam agar tidak ikut trend perang sarung selama Ramadhan dan mengantisipasi tawuran.
Ia pun menutup pembicaraan untuk selalu menjaga wilayah sekitar ketika ada warga yang mencurigakan segera melaporkan kepada Babinsa atau Babinkamtibnas untuk menjaga keamanan lingkungan sekitar, “tutup Dedi selaku Canatt Tannung Karang Timur








