Saat PIP-WK Kostiana DPRD Provinsi Lampung Mengajak Perangi Judi Online dan Waspada Penyebaran Radikalisme

DPRD223 Views

BandarLampung,Sumberpintar.com Kostiana,S.E.,M.H. Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung Fraksi PDI-P menggelar sosialisasi PIP-WK di Jl. Agus Salim gg Dharma Bhakti, Kelurahan Kali Awi Persada Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Kota Bandar Lampung, Sabtu (21/02/2026).

 

Adapun dua Narasumber sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) KenStiawan, pendiri NII Crisis Center membahas Radikalieme dan Ustad Soeparman Abdul Karim Kabid Agama, Sosial Budaya FKPT Provinsi Lampung persoalan dampak Judi.

Saat sambutan Kostiana mengatakan Pancasila begitu penting sebagai pedoman hidup berbangsa dan bernegara. Tidak henti-hentimya kita untuk selalu saling mengingatkan agar hidup berazaskan Pancasila di tengah kehidupan masysrakat diimplementasikan dalam praktiknya, “ungkapnya.

 

Acara PIP yang penuh khidmat dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, do’a dan tanya jawab.

 

Masyarakat Kali Awi antusias hadir dan menyimak sosialisasi yang disampaikan sangat bermanfaat sebagai ilmu dan diamalkan, sehingga kehidupan menjadi teratur, nyaman tertib serta menjaga persatuan dan kesatuan.

 

Dilanjutkan membahas persoalan Perjudian, semua jenis termasuk Judi Online. Judi tidak membuat kaya, tapi semakin menang ketagihan dan ketika kalah penasaran, ” ujar Suparman.

 

Selanjutnya Ken menjelaskan, saat ini penyebaran jaringan radikal jauh lebih terselubung dibanding masa lalu. “Kini para anggotanya sudah membaur dengan masyarakat, tidak lagi tampak mencolok seperti dulu. Hal ini membuat mereka semakin sulit terdeteksi,” ungkap Ken.

Ia juga menyoroti media sosial yang hingga kini masih menjadi sarana utama bagi kelompok radikal dalam menyebarkan ajaran mereka. “Tidak hanya orang dewasa, tapi juga remaja, pelajar bahkan anak-anak tingkat SMP sudah mulai banyak yang terpapar,” ujarnya.

 

Ken pun, mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk aparat, untuk meningkatkan kewaspadaan, “ajaknya.

 

Ia menegaskan, “Pentingnya menjadikan Pancasila sebagai rumah bersama untuk menjaga kerukunan dan keutuhan bangsa.

 

“Jangan mudah terpecah belah oleh ideologi yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan,” tegasnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *