Camat Kemiling Responsif Bantu Warga Bandar Lampung Cari Solusi untuk Anak Putus Sekolah 

Sumberpintar.com Kisah pilu (D) tersebut dan keluarga yang sebelumnya tinggal di wilayah Campang Raya, kemudian pindah ke Kemiling. Sebelumnya Dini pernah sekolah sampai kelas 5 SD, namun setelah pindah sekolahnya sempat terputus,” ujar Andi Saputra Kesuma, Kamis (06/08/2026).

 

Melihat usia (D) yang kini telah menginjak usia 15 tahun, pihak kecamatan menilai program pendidikan kesetaraan menjadi solusi yang paling memungkinkan.

 

“Saat ini kami memberikan solusi untuk (D) karena usianya saat ini sudah 15 tahun, maka akan kami daftarkan ke Kejar Paket A melalui PKBM,” jelasnya.

 

Tidak hanya fokus pada pendidikan, Pemerintah Kecamatan Kemiling juga akan membantu penyelesaian administrasi kependudukan keluarga Dini agar dapat mengakses berbagai program bantuan pemerintah.

 

Respon cepat, ditunjukkan Pemerintah Kecamatan Kemiling setelah kisah seorang anak perempuan berinisial (D) yang sempat viral, karena terlihat menemani orang tuanya mengumpulkan barang bekas di depan sebuah warung bakso di Kecamatan Kemiling menjadi perhatian publik.

 

Kurang dari 1×24 jam sejak informasi tersebut beredar, Camat Kemiling Andi Saputra Kesuma bersama jajaran berhasil menemukan keberadaan (D) beserta keluarganya.

 

Pemerintah kecamatan pun langsung menyiapkan langkah konkret, agar remaja tersebut dapat kembali memperoleh hak pendidikannya.

 

Andi menjelaskan, berdasarkan hasil penelusuran, DL dan keluarga sebelumnya tinggal di wilayah Campang Raya sebelum kemudian berpindah ke Kecamatan Kemiling, “jelas Andi.

 

“Kami juga akan membantu menyinkronkan administrasi kependudukannya karena Kartu Keluarga dan KTP ibunya masih menggunakan data lama.

 

Selain itu, ibunya juga sudah berpisah dengan ayah Dini, meski belum melalui proses perceraian secara resmi,” tambahnya.

 

Andi menegaskan, sebagai aparatur pemerintah, pihaknya memiliki tanggung jawab untuk hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama bagi warga yang membutuhkan bantuan, “tegasnya.

 

“Pokoknya kami sebagai pelayan masyarakat siap melayani warga kami dalam kondisi apa pun.

 

Setelah informasi ini mencuat, kami langsung mengerahkan seluruh lurah se-Kecamatan Kemiling, kemudian para lurah mengoordinasikan seluruh ketua RT untuk mencari keberadaan DL.

 

Alhamdulillah sekarang sudah ditemukan dan kami sedang mencarikan solusi agar Dini tidak lagi putus sekolah,” tegasnya.

 

Respon cepat Pemerintah Kecamatan Kemiling mendapat perhatian masyarakat sebagai bentuk tindak lanjut atas aspirasi publik. Diharapkan, upaya tersebut menjadi langkah awal agar (D) dapat kembali melanjutkan pendidikan dan memperoleh kesempatan yang lebih baik untuk masa depannya.

 

Pendidikan merupakan hak setiap anak. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak diharapkan dapat membantu memastikan tidak ada lagi anak yang kehilangan kesempatan untuk belajar karena kendala sosial maupun administrasi.(Tim/Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *