Dampak Debu Vulkanik Anak Gunung Krakatau Gubernur Lampung Alihkan Pembelajaran Melalui Daring 

Pendidikan83 Views

Sumberpintar.com Pemerintah Provinsi Lampung mengalihkan kegiatan belajar mengajar (KBM) seluruh jenjang pendidikan menjadi pembelajaran daring dari rumah sebagai langkah antisipasi dampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

 

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Lampung Nomor 150 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) akibat dampak abu vulkanik.

 

Dalam surat edaran yang ditetapkan di Bandar Lampung, Minggu 06 September 2026.  Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meminta bupati dan wali kota se-Provinsi Lampung mengambil langkah antisipasi guna menjaga keselamatan dan kesehatan peserta didik.

 

“Seluruh aktivitas belajar mengajar seluruh jenjang pendidikan (PAUD, TK, SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB) menjadi pembelajaran secara daring/online dari rumah masing-masing.

 

Pemberlakuan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM?) secara Daring diberlakukan mulai Senin, 7 September hingga Selasa, 8 September 2026 dengan terus memantau perkembangan situasi dari Otoritas yang berwenang.

 

Meski siswa belajar dari rumah, kepala satuan pendidikan dan guru tetap melaksanakan tugas dari sekolah.

 

Mereka diminta memastikan pembelajaran berlangsung efektif dan seluruh materi pembelajaran dapat tersampaikan dengan baik, melalui platform digital yang tersedia.

 

Pemprov Lampung juga menghimbau siswa, guru, dan orang tua untuk mengurangi aktivitas di luar rumah selama dampak abu vulkanik masih berlangsung.

 

Bagi yang terpaksa harus keluar ruangan, diwajibkan menggunakan masker, untuk menghindari risiko gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) serta iritasi mata dan kulit.

 

Orang tua atau wali peserta didik diminta melakukan pengawasan dan pendampingan, selama pembelajaran daring berlangsung serta memastikan siswa mengikuti pembelajaran dengan baik dari rumah.

 

Memastiksn Dinas Pendidikan dan BPBD di masing-masing wilayah, diminta memantau kondisi keamanan di lingkungan satuan pendidikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *