Unila Anggap Sepele Persoalan Kebersihan yang Terjadi Saat Gelar Wisuda Sedangkan Presiden Prabowo Subianto Gaungkan ASRI

Pendidikan74 Views

Sumberpintar.com Pemandangan  realita dengan kondisi kumuh terjadi di GSG Unila saat menggelar wisuda.

 

Unila tidak mengikuti arahan Prabowo Subianto yang digaungkan ASRI, Presiden turut memperkenalkan gerakan “ASRI” yang merupakan akronim dari Aman, Sehat, Resik, dan indah.

 

Presiden Prabowo Subianto 13 Februari mencanangkan gerakan ASRI tersebut

 

Momentum wisuda tersebut jangan dianggap sepele karena dengan kondisi kumuh saat wisuda tersebut.

 

Beredar viral di media sosial, bahwa kondisi Universitas Lampung (Unila), Sabtu pagi, 27 Juni 2026, mengadakan kegiatan wisuda program doktor, magister, profesi, sarjana dan diploma periode VI tahun akademik 2025/2026.Acara Liburan & Musiman

 

Kegiatan yang dihelat di Gedung Serba Guna (GSG) Unila, Gedong Meneng, Bandar Lampung, itu menuai kekecewaan dari keluarga wisudawan.

 

Apa pasalnya? Tidak lain karena kondisi kursi yang menjadi tempat duduk keluarga wisudawan banyak yang kotor parah. Bahkan ada kursi dipenuhi air yang mengembang.

 

MR, keluarga wisudawan asal Liwa, Lampung Barat, terpaksa harus berputar-putar mencari tempat duduk lain. Karena ia tidak membawa tisu untuk membersihkan kursi yang kotor.

 

“Kok bisa segini kotor ya kursi-kursi di GSG ini. Kelihatan bener panitianya tidak prepare. Sekelas Unila urusan kursi buat keluarga wisudawan aja mengecewakan,” kata MR didampingi istrinya.

 

Menurut pemantauan media, sangat wajar banyak keluarga wisudawan yang kecewa melihat kondisi kursi di GSG Unila yang akan diduduki. Karena puluhan kursi pada bagian atas sisi kiri, penuh dengan bercak kotoran. Yang hanya bisa dibersihkan menggunakan tisu basah.

 

Bukan hanya itu. Banyak kursi yang telah lepas pada bagian pegangan tangannya.

 

Seorang petugas dari Unila yang mengawasi penempatan keluarga wisudawan, hanya tersenyum saat disampaikan parahnya kekotoran yang ada pada puluhan kursi GSG.

 

“Ya maklumi aja, kurang dana perawatan. Masih bagus banyak kursi tetep layak,” kata petugas itu dan langsung meninggalkan keluarga wisudawan yang menyampaikan komplain.

 

Saat awak media mengonfirmasi kepada Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja sama, dan Sistem Informasi Universitas Lampung, Prof.Dr. Ayi Ahadiyat melalui whattsapp tidak menjawab respon awak media sumberpintar terkait persoalan tersebut, meskipun sudah tercontreng dua.

 

Media berusaha kepada Safik yang merupakan staf humas Unila, sama hanya diread meskipun sudah tercontreng dua.

 

Menjadi pertanyaan publik di Universitas Negeri Lampung yang notebenenya tempat pendidikan, apakah ini para manajemen apatis tentang kebersihan di GSG sehingga tidak direspon dan bagaimana dengan dana perawatan GSG Unila tersebut.sehingga seakan terbengkalai.

 

Media sumberpintar masih menunggu klarifikasi dan tindakan nyata yang akan diambil oleh pihak manajemen Unila persoalan kebersihan di lingkungan tersebut.

 

Prabowo Subianto Presiden RI gaungkan ASRI tidak dihiraukan Unila ini harus menjadi cambuk bagi Presiden dan jajaran agar Unila tidak mengulangi kembali hal serupa yang dianggap kebersihan sepele namun berdampak penting terhadap lingkungan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *