Depok, Sumberpintar.com Suderajat, pedagang es gabus sederhana yang sempat viral karena tuduhan tak masuk akal menjual es dari spons, akhirnya merasakan titik terang dalam hidupnya.
Setelah dihantam hujatan, tatapan sinis, dan rasa malu yang mendalam, ia kini mendapat uluran tangan penuh kepedulian dari Polres Metro Depok.
Bantuan berupa sepeda motor dan modal usaha menjadi secercah harapan baru di tengah luka yang belum sepenuhnya sembuh.
Di balik senyum harunya saat menerima bantuan, Suderajat mengaku hatinya masih diliputi rasa takut dan trauma untuk kembali berjualan.
Ia masih teringat jelas bagaimana tudingan itu menyebar begitu cepat, menghancurkan kepercayaan orang-orang di sekitarnya. Namun perhatian dan dukungan yang datang perlahan mengembalikan keyakinannya bahwa tidak semua orang memandangnya dengan prasangka.
Kini, dengan motor baru dan semangat yang mulai tumbuh kembali, Suderajat mencoba menata langkahnya pelan-pelan.
Ia percaya bahwa kebaikan yang datang setelah badai adalah tanda bahwa hidup masih memberinya kesempatan. Dari rasa sedih yang mendalam, tumbuh harapan dan kebahagiaan baru—bahwa kejujuran dan ketulusan pada akhirnya tetap menemukan jalannya.
Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras bersama jajaran membenarkan telah mendatangi kediaman Suderajat, seorang pedagang es gabus yang sempat viral usai dituding menjual es menggunakan spons dan zat pewarna, Selasa 27 Januari 2026,”Ungkap Kombespol Abdul Waras, Rabu (28/01/2026) melalui whattasppnya.
Dalam kunjungan tersebut, Abdul Waras menyerahkan bantuan berupa satu unit sepeda motor serta tambahan modal usaha guna mendukung kelangsungan usaha Suderajat.
“Kesatuan Polres Depok memberikan sedikit bantuan kepada Bapak Suderajat berupa motor dan tambahan modal usaha. Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat untuk menunjang aktivitas usaha beliau ke depan,” terang Abdul Waras.
Ia menambahkan, kehadiran Polres Metro Depok diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga, khususnya dalam membantu masyarakat yang tengah menghadapi persoalan sosial, “harapnya.
Iapun sempat berpesan kepada anaknya pak Suderajat supaya sukses rajin belajar, tidak boleh membantah orang tua, pesan Kombespol Abdul Waras.
Terkait peristiwa yang sempat viral di media sosial, Abdul Waras mengatakan pihaknya tidak dapat memberikan keterangan lebih jauh karena kejadian tersebut berada di wilayah hukum Jakarta Pusat.
“Sebagaimana yang saya sampaikan, kapasitas kami di sini adalah karena beliau merupakan warga di wilayah hukum Polres Metro Depok.
Untuk penanganan peristiwa lainnya, itu menjadi kewenangan Polres Metro Jakarta Pusat,” tambahnya.
Kombespol Abdul Waras ini pun sempat pernah menjabat Kapolresta Bandar Lampung meskipun hanya sebentar dengan gaya kepemimpinannya yang mengayomi, melindungi serta dekat dengan masyarakat tanpa membedakan, melalui kehumanisan dan kesigapannya dalam profesional bekerja, kini ia tetap mengedepankan sosok sederhana dan humanis.








