Agus Widodo Mengajak Pengamalan Pancasila dalam Keluarga dan Masyarakat Melalui Program Bina Baca Qur’an 

DPRD423 Views

BandarLampung, Sumberpintar.com Anggota DPRD Kota Bandar Lampung dari Fraksi PKS, Agus Widodo, menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP WK) di Kelurahan Tanjung Baru, Kedamaian, Kota Bandar Lampun, Sabtu (24/01/2026).

 

Kegiatan tersebut diikuti masyarakat dari berbagai latar belakang dan berlangsung dengan dialog interaktif.

‎Dalam pemaparannya, Agus Widodo menegaskan bahwa Pancasila tidak boleh berhenti pada hafalan semata, tetapi harus benar-benar menjadi pedoman kehidupan dalam keluarga dan masyarakat.

‎Agus menyoroti tantangan zaman yang semakin kompleks, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

 

Menurutnya, tantangan masyarakat hari ini bukan hanya persoalan ekonomi, tetapi juga tantangan mendidik dan membina anak-anak di dalam keluarga.

‎“Zaman semakin canggih, tapi justru kondisinya makin mengerikan. Tantangan kita hari ini bukan hanya ekonomi, tetapi bagaimana mendidik anak-anak kita di tengah derasnya arus teknologi,” ujarnya.

‎Ia menyinggung maraknya pinjaman online (pinjol), judi online (judol), serta berbagai godaan konsumtif lain yang dinilainya telah menggerus ketahanan keluarga dan nilai moral masyarakat.

 

Agus menyebut, perputaran uang akibat judi online secara nasional mencapai angka fantastis hingga Rp1.200 triliun, sebuah kondisi yang menurutnya sangat mengkhawatirkan.

‎“Masalah kita bukan semata kurang penghasilan, tetapi sering kali karena kurangnya rasa cukup dalam diri kita. Selalu merasa kurang, tidak pernah puas,” kata Agus.

‎Dalam kesempatan tersebut, Agus Widodo juga mengajak masyarakat untuk memperkuat nilai ketuhanan, memperbanyak rasa syukur, serta menjadikan keluarga sebagai benteng utama dalam menghadapi krisis moral dan ideologi.

‎Ia pun mengajak warga untuk belajar membaca Al-qur’an melalui program Bina Baca Qur’an untuk lansia dan anak-anak secara gratis, “ajaknya.

 

 

‎“Lingkungan kita adalah tanggung jawab bersama. Kalau drainase tersumbat, banjir datang, yang rugi kita semua,”tandasnya.

‎Melalui kegiatan PIP WK ini, Agus Widodo berharap nilai-nilai Pancasila menjadi landasan Ketuhanan, moral, sosial, dan spiritual, sehingga masyarakat tidak hanya kuat secara ekonomi, tetapi juga kokoh dalam konsep Ketuhanan, karakter dan kebangsaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *