Sri Ningsih Djamsari DPRD Kota Bandar Mengajak Tidak Merendahkan Orang Lain Karena Status 

DPRD238 Views

BandarLampung, Sumberpintar.com Awal puasa bulan suci Ramadhan 1447 H dijadikan sebagai momentum kepedulian bagi Anggota DPRD Kota Bandar Lampung, Sri Ningsih Djamsari.

 

Hadir dalam kesempatan tersebut, dua nara sumber yakni Pal Gunadi, Sekretaris DPD PDI-P Provinsi Lampung dan Hambali Sanusi, mantan anggota DPRD kota Bandar Lampung.

 

Agenda sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila selain mengundang handai Tolan, tetangga, juga terlihat pejuang keluarga yaitu Ojek Online (OJOL) turut serta mendengarkannya

 

“Puasa semua hari ini, Alhamdulillah ya. Hari ini saya sengaja mengundang OJOL yang biasa mangkal depan rumah saya, untuk membersamai agenda sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila tersebut, “Ungkap Sri Ningsih saat memberikan sambutan.

 

Pancasila dan wawasan kebangsaan (PIP-WK). Saya sengaja agar edukasi PIP-WK ini dapat dirasakan oleh semua kalangan,” ujar Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung Sri Ningsih Djamsari, SH., dalam acara PIP-WK yang digelar di Kelurahan Sukarame Baru, Kecamatan Sukarame, Kamis (19/02/2026).

 

Anggota Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Kota Bandar Lampung ini menekankan, agar sebagai manusia tidak memandang rendah manusia terhadap statusnya.

 

“Abang Ojol ini ada yang mahasiswa, ada juga yang sedang menafkahi anaknya yang sedang kuliah, semoga berkah ya mas OJOL.

Peserta bisa dari kalangan mana saja, karena tujuannya adalah bagaimana masyarakat Indonesia kembali memahami nilai-nilai pancasila,” tandasnya.

Srikandi PDI-Perjuangan ini menambahkan, setiap individu memiliki latar belakang, perjuangan, dan potensi yang berbeda-beda. Karena itu, tidak sepantasnya seseorang merasa lebih tinggi atau lebih baik dari orang lain.

 

“Jangan pernah memandang rendah siapa pun.Kita tidak pernah tahu proses perjuangan hidup seseorang.

 

Sikap saling menghormati akan memperkuat persatuan dan kebersamaan,”terang Sri Ningsih Djamsari.

 

Di bulan suci ramadhan, yang mesti dijaga adalah rasa toleransi sesama antar umat agama, bsaling menghargai merupakan bagian dari pengamalan nilai-nilai kebangsaan yang harus dijaga bersama, “tutupnya.

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *