Direktur Baru PDAM Tirta Agung Hadapi Tunggakan Rp1,5 Miliar dan Gaji Karyawan

Palembang36 Views

Sumberpintar.com Direktur baru Perumda PDAM Tirta Agung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Dr. Mgs. Muhammad Hakim, M.Kes, langsung dihadapkan pada pekerjaan rumah besar.

 

Selain dituntut meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan, manajemen baru juga harus menyelesaikan persoalan tunggakan pembayaran gaji karyawan.

 

Hakim resmi dilantik oleh Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki, SE, Senin (10/08/2026).

 

Dalam arahannya, Bupati OKI meminta direktur yang baru mampu membawa PDAM Tirta Agung menjadi perusahaan daerah yang sehat, profesional dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, “pintanya.

 

Tidak hanya membenahi pelayanan, Muchendi juga mendorong PDAM Tirta Agung meningkatkan profit perusahaan melalui berbagai langkah strategis, termasuk membuka peluang kerja sama dengan investor, ” ucapnya.

 

Menurutnya, peningkatan kinerja perusahaan penting agar PDAM tidak hanya mampu menjalankan fungsi pelayanan publik, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD),”tutur Muchendi.

 

Namun, di balik target tersebut terdapat persoalan yang harus segera diselesaikan, salah satunya terkait pembayaran gaji karyawan.

 

Bupati menegaskan, jangan sampai keterlambatan pembayaran gaji kembali terjadi.

 

“Jangan sampai ada lagi karyawan yang terlambat dibayar gajinya,” ungkap Muchendi.

 

Dorong Pembayaran Rekening Secara Digital

 

Muchendi juga meminta manajemen baru melakukan transformasi sistem pembayaran rekening pelanggan. Ia menilai, sistem pembayaran secara manual perlu ditinggalkan secara bertahap agar masyarakat mendapatkan kemudahan.

 

“Sistem pembayaran harus digital, sehingga masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor, bisa dari Indomaret, DANA, dan bank,” ujarnya.

 

Digitalisasi pembayaran diharapkan tidak hanya memudahkan pelanggan, tetapi juga dapat membantu PDAM meningkatkan efektivitas pengelolaan penerimaan rekening, “harapnya.

 

Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Agung Dr. Mgs. Muhammad Hakim, M.Kes, menyatakan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

 

Mengusung tagline “Bening Airnya, Agung Pelayanannya,” Hakim menempatkan kualitas air sebagai salah satu perhatian utama dalam kepemimpinannya.

 

“Saya cek setiap hari agar air yang disalurkan ke pelanggan tidak keruh,” kata Hakim.

 

Piutang Pelanggan Capai Rp1,5 Miliar

 

Hakim mengakui, dirinya menghadapi sejumlah tantangan dalam memimpin PDAM Tirta Agung. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah tingginya tunggakan pembayaran pelanggan.

 

Ia menyebut, total tunggakan pelanggan PDAM Tirta Agung mencapai sekitar Rp1,5 miliar.

 

Penagihan terhadap tunggakan tersebut menjadi salah satu langkah awal yang akan dilakukan manajemen baru untuk memperbaiki kondisi keuangan perusahaan.

 

“Untuk bisa menagihnya kami akan bekerja sama dengan pihak aparat penegak hukum,” ujar Hakim.

 

Menurutnya, apabila tunggakan tersebut berhasil ditagih secara optimal, dana tersebut dapat membantu perusahaan memenuhi berbagai kebutuhan, termasuk menyelesaikan tunggakan pembayaran gaji karyawan dan mendukung biaya operasional perusahaan.

 

“Lumayan bisa digunakan untuk membayar gaji karyawan yang masih nunggak, serta untuk operasional kantor,” katanya.

 

Dengan demikian, kepemimpinan baru PDAM Tirta Agung tidak hanya dituntut menjaga kualitas dan kontinuitas pelayanan air bersih, tetapi juga harus mampu melakukan pembenahan manajemen dan keuangan perusahaan.

 

Penagihan piutang Rp1,5 miliar, penyelesaian tunggakan gaji, digitalisasi pembayaran, peningkatan kualitas air, hingga upaya mendatangkan investor menjadi sejumlah pekerjaan rumah yang kini berada di tangan direktur baru.

 

Hakim sendiri mengaku optimistis menghadapi tantangan tersebut, namun bagi saya ini tantangan, dan saya optimis,” pungkasnya.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *