Politisi PKS Agus Djumadi ; Perlu Penanganan Banjir Kota Bandar Lampung dengan Hilirisasi dan Komprehensif

DPRD179 Views

Sumberpintar.com Ketua Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung Agus Djumadi, menjelaskan sebagai anggota legislatif dirinya sangat terbuka menerima aspirasi, masukan dan juga usulan dari masyarakat.

 

Penegasan ini disampaikan Agus Djumadi, di sela-sela agenda sosialisasi Pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan (PIP-WK) di gg Pubiyan Kelurahan Gunung Terang, Kecamatan Langkapura, Kamis (12/03/2026).

 

“Saya semenjak dilantik menjadi anggota DPRD Kota Bandar Lampung, sudah menyatakan siap menampung semua aspirasi masyarakat.

Warga. Meminta dirinya saat mencalonkan DPRD ada tiga syarat yaitu Handphone tidak dimatikan, Pagar tidak ditinggikan dan rumah tidak pindah, ”kelakarnya.

 

Selain itu, Agus Djumadi juga mengucapkan permohonan maaf, jika selama ini dirinya dan keluarga ada salah, terutama warga Jalan Pubian, dikarenakan banyaknya kendaraan tamu, sehingga mengganggu akses lalu lintas keluar masuk tetangga.

 

“Ini kan sudah menjelang lebaran saya atas nama keluarga mohon maaf lahir dan batin, mohon maaf juga jika merasa terganggu lalulintas jalan karena tamu di rumah saya,” ucapnya.

 

Awak media mewawancarai persoalan banjir yang kerap terjadi di Kota Bandar Lampung, Ia menjelaskan banjir saat ini telah meluas tidak hanya dibeberapa wilayah atau Dapil saja namun hampir merata ada disetiap kecamatan.

 

Ini harus ada langkah bersama secara hilirisasi dan komprehensif, karena Bandar Lampung tata pengelolaan kota yang buruk. Berubahnya sistem persawahan tempatnya resapan air menjadi perumahan dan pusat perbelanjaan, “tandasnya

 

Kesadaran masyarakat belum ada masih adanya warga membuang sampah sembarang tempat.

 

Perlunya semua unsur baik dari pemerintah provinsi maupun kota begitupun dengan masyarakat untuk menuosialisasikan dampak buruk buang sampah sembarang.

 

Ia pun mendukung pembangunan biopori yang merupakan langkah cepat dilakukan Pemprov Lampung untuk mencegah banjir.

 

DPRD bersama Pemkot Bandar Lampung telah membuat masterplan banjir untuk pemetaan sehingga menjadi Kota Bandar Lampung yang nyaman dari banjir.

 

Pengelolaan tata kota yang baik dengan menaati aturan baik pembangunan perumahan, pertokoan, rumah makan sehingga tidak menimbulkan dampak lingkungan yang merugikan warga Bandar Lampung, ” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *