Sumberpintar.com Pemotongan insentif Linmas yang dilakukan oleh Lurah Pematang Wangi Kecamatan Tanjung Senang dibantah langsung oleh Ansori, S.H., Senin (03/08/2026) di kantor kelurahan Pematang Wangi.
Berdasarkan pemberitaan yang beredar, Lurah melakukan pemotongan insentif Linmas, itu bukan atas inisiasi lurah melainkan hasil kesepakatan sesama Linmas, “ujar Ansori, S.H. Selaku Lurah Pematang Wangi.
Personel Linmas di Kelurahan Pematang Wangi Kecamatan Tanjung Senang Kota Bandar Lampung sebamyak 22 orang.
Kegiatan Linmas di antaranya piket siang, piket malam, gerebek sungai, dll. Linmas merupakan garda terdepan mendampingi turun ke warga langsung.
Terkadang terjadi kecemburuan sosial bagi Linmas yang Kurang Disiplin, jarang hadir, maka inisiasi para Linmas, agar semua kompak dan rajin hadir, maka per kegiatan dipotong sebesar Rp12. 500.,” ujar Abeng diwakili rekan Linmas yang lain.
Pemotongan insentif ini sudah berdasarkan musyawarah mufakat sesama rekan Linmas sudah berjalan dua bulan lalu, dan bukan inisiasi lurah.
Hasilnya pun dari kami untuk kami, kebutuhan Linmas seperti seragam kami yang tidak kompak, ada yang tidak miliki seragam dan ada seragam yang sudah lusuh, “ungkap Abeng selaku Linmas Pematang Wangi yang didampingi Linmas yang lain.
Dana yang bersumber dari Linmas yang tidak hadir ketika terkumpul, bagi yang tidak hadir per kegiatan tersebut untuk semua Linmas digunakan membeli kebutuhan seragam, ” tambah Erwan.
Erwan pun menambahkan dengan adanya inisiasi ini, berdampak positif, Linmas menjadi kompak dan sering hadir setiap kegiatan, sehingga sudah menjadi resiko yang tidak hadir menerimanya untuk kebutuhan kami juga dengan bersama-sama tanpa ada paksaan dari pihak manapun, “tutup Erwan yang didampingi Linmas lain yang hadir.








